Sebanyak 25 rumah warga di Desa Betalemba, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, terdampak banjir pada Minggu, 31 Mei 2026. Banjir ini dipicu oleh hujan berintensitas tinggi yang menyebabkan air sungai meluap dan merobohkan tanggul.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, dalam laporan yang diterima di Palu pada Minggu (31/5), menjelaskan bahwa hujan deras pada Sabtu (30/5) malam menjadi penyebab utama. “Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air sungai meluap hingga mengakibatkan tanggul sungai di belakang Gereja Elim Desa Betalemba rubuh dan merendam rumah warga,” ujarnya.
BPBD Sulawesi Tengah segera berkoordinasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Poso untuk melakukan asesmen di lokasi kejadian. Asesmen ini bertujuan untuk memastikan dampak yang ditimbulkan serta kebutuhan penanganan darurat.
Selain merendam 25 rumah, banjir juga berdampak pada Jalan Poros Napu, yang merupakan akses transportasi vital bagi masyarakat setempat. Kerusakan tanggul sungai juga menimbulkan potensi risiko banjir susulan, terutama jika curah hujan tinggi kembali terjadi.
Meskipun demikian, BPBD mencatat tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian ini. Seluruh warga terdampak memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing sambil membersihkan material sisa banjir.
Asbudianto menambahkan bahwa tim di lapangan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan. Kebutuhan mendesak saat ini meliputi alat berat untuk membantu pembersihan material yang terbawa banjir serta percepatan pembangunan tanggul baru pada titik yang mengalami kerusakan.
