Ribuan penumpang arus balik mulai memadati Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru dan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sejak tiga hari terakhir, menandai berakhirnya periode libur Lebaran.
Lonjakan signifikan terjadi di Bandara Syamsudin Noor sejak Selasa (24/3/2026), dengan pergerakan penumpang datang dan berangkat mencapai 12.800 orang. Angka ini menunjukkan rata-rata lebih dari 10 ribu penumpang per hari selama tiga hari terakhir.
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menyatakan, “Lonjakan arus balik mulai terjadi sejak Selasa lalu dengan penumpang 12.800 orang. Atau rata-rata di atas 10 ribu penumpang dalam tiga hari terakhir. Sejauh ini berjalan lancar tidak ada kendala berarti.”
Pada Jumat (27/3/2026), bandara tersebut diperkirakan akan melayani 10.566 penumpang dengan 89 penerbangan ke berbagai tujuan. Rute Jakarta dan Surabaya menjadi destinasi terbanyak.
Arus balik melalui jalur udara ini diprediksi akan berlangsung hingga Minggu (30/3/2026) mendatang. Total jumlah penumpang yang menggunakan Bandara Syamsudin Noor selama periode mudik dan balik tahun ini meningkat 6,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan ini, Bandara Syamsudin Noor menyediakan lima penerbangan ekstra setiap harinya. Posko Terpadu Siaga Idul Fitri yang telah beroperasi sejak 13 Maret 2026 akan ditutup pada 30 Maret 2026.
Stephanus Millyas Wardana menambahkan, “Setelah dilaksanakan dari tanggal 13 Maret, kami akan tetap melaksanakan posko ini sampai tanggal 30 Maret.”
Sementara itu, arus balik penumpang juga terpantau padat di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Sejak Rabu (25/3/2026), pelabuhan ini mulai menerima kedatangan penumpang, diawali dengan 1.009 orang dari KM Dharma Rucitra I yang berlayar dari Pelabuhan Surabaya, Jawa Timur.
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin memperkirakan, puncak arus balik melalui jalur laut ini akan berlangsung hingga awal April 2026.
