Pengelola ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) guna menjaga kelancaran arus kendaraan serta meningkatkan keselamatan. Selama kebijakan ini berlangsung, seluruh pengguna jalan diimbau untuk tidak berpindah jalur maupun menggunakan putar balik (u-turn).

Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menjelaskan prosedur bagi pengendara yang perlu berganti jalur. “Apabila perlu berganti jalur, silakan keluar melalui gerbang tol terdekat dan melanjutkan perjalanan dengan masuk kembali ke jalur yang diinginkan tanpa dikenakan tambahan tarif,” tutur Ardam dalam keterangan, Minggu (29/3/2026).

Selain itu, pengguna jalan juga diminta memastikan kondisi kendaraan serta fisik pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh. Pengendara diingatkan agar tidak memaksakan diri berkendara ketika merasa lelah atau mengantuk demi menghindari risiko kecelakaan di jalan tol.

Ardam menambahkan, pihaknya menyiagakan berbagai layanan operasional selama 24 jam untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas. Layanan tersebut meliputi 10 unit patroli, 12 unit derek utama ditambah 7 unit derek tambahan, 6 unit rescue, serta 5 unit ambulans. “Kami lakukan untuk mendukung kelancaran dan keselamatan pengguna jalan,” imbuh Ardam.

Volume kendaraan yang melintasi ruas Tol Cipali menunjukkan peningkatan signifikan. Sejak pukul 00.00 WIB hingga 15.00 WIB pada Minggu (29/3/2026), tercatat sekitar 46 ribu kendaraan melintas menuju arah Jakarta. Jumlah tersebut meningkat sekitar 10% dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya.

Peningkatan arus kendaraan juga terlihat dari rata-rata jumlah kendaraan per jam. Pada pukul 00.00 hingga 12.00 WIB, tercatat sekitar 3.000 kendaraan melintas setiap jam. Sementara pada pukul 12.00 hingga 15.00 WIB, jumlah kendaraan meningkat menjadi sekitar 3.500 kendaraan per jam.