PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) melaporkan penurunan volume lalu lintas sebesar 5,78 persen di ruas tol yang dikelolanya selama periode arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 H. Tercatat, sebanyak 191.291 kendaraan melintasi Tol Gempol-Pasuruan dari H-10 hingga hari H Lebaran, yakni 11-21 Maret 2026.

Angka tersebut menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan volume lalu lintas di hari normal yang mencapai 202.876 kendaraan. Namun, jika dibandingkan dengan periode Lebaran tahun 2025, volume kendaraan tahun ini justru mengalami peningkatan 5,48 persen dari 181.229 kendaraan.

General Manager Teknik & Operasi PT Jasamarga Gempol Pasuruan, Leonardo Chandra, merinci bahwa pergerakan kendaraan tersebar di empat Gerbang Tol (GT) utama. Dinamika volume kendaraan masuk (entrance) dan keluar (exit) di setiap GT menunjukkan variasi yang berbeda.

Gerbang Tol Pasuruan menjadi titik terpadat dengan 46.597 kendaraan masuk, mengalami kenaikan 0,26 persen dari kondisi normal. Sementara itu, 44.056 kendaraan keluar dari GT Pasuruan, naik 0,64 persen.

Di Gerbang Tol Grati, tercatat 20.837 kendaraan masuk, turun 14,82 persen. Namun, volume kendaraan keluar justru naik 0,59 persen dengan total 14.771 kendaraan.

Gerbang Tol Bangil mencatat 18.441 kendaraan masuk, sedikit menurun 0,39 persen. Untuk kendaraan keluar, terjadi peningkatan 2,72 persen dengan 17.458 kendaraan.

Penurunan paling drastis terjadi di Gerbang Tol Rembang. Sebanyak 14.213 kendaraan masuk, turun 23,79 persen, dan 14.443 kendaraan keluar, juga turun 23,41 persen.