AQUA sukses menggelar Kajian Adem Ramadan di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya pada Sabtu (7/3/2026). Acara ini merupakan bagian dari rangkaian program #TemanAdemRamadan AQUA yang bertujuan mendampingi generasi muda dalam menjalankan perjalanan spiritual Ramadan dengan lebih tenang, sejuk, dan bermakna.
Kajian Adem Ramadan menghadirkan penceramah Gus Rifqil Muslim Suyuthi dan Ning Imas Fatmah Zahro, serta diikuti oleh ratusan jemaah dari berbagai wilayah di Surabaya dan sekitarnya. Inisiatif ini juga dilaksanakan di berbagai kota besar lainnya di Indonesia, termasuk Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Program #TemanAdemRamadan AQUA
Program #TemanAdemRamadan AQUA tidak hanya berfokus pada siraman rohani, tetapi juga mencakup beberapa elemen lain. Ini meliputi kehadiran Teras Adem AQUA sebagai ruang jeda dan rehat, konten reflektif Kajian Adem, serta peluncuran kemasan AQUA edisi khusus Ramadan yang mengajak masyarakat untuk menghadirkan sikap adem dalam keseharian.
Selain itu, kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar masjid. AQUA menyediakan 1.000 takjil dan menyalurkan santunan Ramadan kepada anak-anak yatim di kawasan Masjid Al Akbar Surabaya, yang disambut positif oleh pengelola masjid.
Pentingnya Menjaga Perilaku dan Hidrasi
Dalam tausiahnya, Gus Rifqil Muslim Suyuthi menekankan pentingnya umat muslim menjaga perilaku, terutama ucapan, selama Bulan Ramadan dan sesudahnya. “Saat ini Bulan Ramadan, sebisa mungkin muslimin untuk menjaga perilaku, terutama ucapan. Ada pepatah mulut mu Harimau mu, terkini yang dijaga bulan hanya ucapan, tapi jaga juga jari mu,” ujar Gus Rifqil di hadapan ratusan jemaah.
Gus Rifqil juga mengingatkan jemaah untuk menghindari sifat sombong atau riya dalam kehidupan sehari-hari. “Banyak orang yang lupa, saat mereka beribadah, mereka melakukan swa foto, dan di upload di media sosial sehingga tampak Riya. Tapi ingat, harus niat bukan pamer,” ucapnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Ning Imas Fatmah Zahro menambahkan bahwa ibadah puasa cukup diterima oleh umat Islam.
Masjid Al Akbar Sebagai Pusat Kegiatan Keagamaan
Humas Masjid Al Akbar Surabaya, Helmy M. Noor, menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan bahwa masjidnya terbuka untuk acara-acara positif semacam ini. “Mudah-mudahan banyak anak muda yang mau masuk ke masjid. Mereka bisa ngabuburit tidak hanya nongkrong menjelang magrib, tapi juga bisa mendapatkan ilmu keagamaan secara menyeluruh,” ucap Helmy.
Senior Director Public Affairs and Sustainability AQUA, Karyanto Wibowo, menjelaskan bahwa pemilihan Masjid Al Akbar Surabaya sebagai lokasi kajian didasari oleh perannya sebagai salah satu masjid terbesar dan ikon umat Islam di Jawa Timur yang memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat.
“Melalui teman adem Ramadan, AQUA ingin mengajak masyarakat memaknai kesejukan secara lebih luas. AQUA ingin menghadirkan adem yang tidak hanya terasa secara fisik, tetapi juga menginspirasi adem dalam sikap, tindakan, dan ketenangan hati sehingga kita dapat menjalankan perjalanan Ramadan dengan penuh makna,” ujar Karyanto.
Ia juga menambahkan pentingnya menjaga kecukupan hidrasi selama Ramadan. “Untuk menjaga diri tetap fokus dan optimal selama menjalankan ibadah Ramadan, menjaga kecukupan hidrasi juga sangat penting. Pesan-pesan ini kami harap dapat menginspirasi generasi muda dan masyarakat Indonesia agar rasa adem dan kesejukan selalu hadir dalam keseharian,” imbuhnya.
