Tim ganda putra Indonesia memulai persiapan lebih awal jelang turnamen bergengsi All England 2026. Para pebulu tangkis, termasuk Alwi Farhan dan rekan-rekannya, telah tiba di Milton Keynes, Inggris, pada Selasa, 24 Februari 2026, untuk menjalani program aklimatisasi.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan adaptasi optimal terhadap perbedaan waktu dan cuaca ekstrem antara Indonesia dan Inggris. Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, menegaskan pentingnya program ini bagi performa atlet.
Program Aklimatisasi untuk Performa Optimal
“Menurut saya sangat bagus kami bisa berangkat lebih awal. Pengaruhnya cukup besar untuk anak-anak,” ujar Antonius Budi Ariantho, peraih medali perunggu Olimpiade Atlanta 1996 itu.
Ia menambahkan, “Dengan begini, saat bertanding nanti kendala seperti jetlag atau perubahan cuaca yang ekstrem bisa teratasi.” Program aklimatisasi ini dijadwalkan berlangsung dari Selasa (24/2) hingga Sabtu (28/2) di Milton Keynes, sebuah kota yang berjarak sekitar 120 kilometer di sebelah selatan Birmingham.
Setelah menyelesaikan fase adaptasi di Milton Keynes, seluruh tim ganda putra Indonesia akan berpindah ke Birmingham pada Minggu (1/3). Di kota tersebut, mereka akan melanjutkan persiapan akhir sebelum tampil di All England 2026, salah satu turnamen bulu tangkis tertua dan paling prestisius di dunia.
