SOLO – Penampilan pevoli Georg Grozer bersama Jakarta LavAni menjadi sorotan utama menjelang laga krusial melawan Bhayangkara Presisi di final four Proliga 2026 seri Solo. Pemain kelahiran Jerman, 27 November 1984, ini baru saja tiba di Indonesia dan belum sempat diturunkan dalam skuad milik Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

Grozer diprediksi kuat akan melakoni debutnya saat Jakarta LavAni berhadapan dengan Bhayangkara Presisi. Laga ini bukan hanya memperebutkan gelar juara putaran pertama final four Proliga 2026, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi pevoli berjuluk “The Hammer” ini.

Antisipasi Tinggi untuk Georg Grozer

Pengamat voli nasional, Roosyudhi Priyanto, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kehadiran Grozer. Ia menilai Grozer memiliki potensi besar untuk menjadi pembeda di lapangan.

“Publik menantikan penampilan Georg Grozer bersama Jakarta LavAni. Laga melawan Bhayangkara Presisi tentu menjadi ujian awal Grozer yang diharapkan bisa menjadi mesin poin Jakarta LavAni,” ujar Roosyudhi Priyanto, yang akrab disapa Erpe, saat dihubungi pada Kamis (9/4/2026).

Saat ini, Jakarta LavAni masih mengandalkan kekuatan dari pemain-pemain seperti Taylor Sander, Boy Arnes Arabi, dan Sigit Ardian. Ketiga nama tersebut tercatat sudah masuk dalam daftar 10 besar pencetak poin terbanyak pada final four Proliga 2026.

Di sisi lain, Bhayangkara Presisi menunjukkan performa luar biasa dalam dua laga awal final four. Erpe menekankan pentingnya bagi LavAni untuk segera menemukan chemistry tim agar dapat mengimbangi permainan lawan yang solid.

Pertarungan antara Jakarta LavAni dan Bhayangkara Presisi dijadwalkan berlangsung di Sritex Arena, Solo, pada Kamis malam WIB. Laga ini diprediksi akan menyajikan tontonan menarik dengan potensi debut Grozer yang dinanti-nantikan.