Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah, mendorong peningkatan mutu pembelajaran dan kepemimpinan di sekolah-sekolah melalui penilaian tenaga pendidik berprestasi. Sebanyak 98 guru dan kepala sekolah dari jenjang TK, SD, dan SMP saat ini tengah mengikuti penilaian tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala, Ansyar Sutiadi, menegaskan pentingnya peran pendidik berprestasi. “Kami ingin para guru dan kepala sekolah yang berprestasi di masing-masing sekolah bisa menjadi role model dalam meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong terciptanya inovasi pembelajaran di sekolah masing-masing,” kata Ansyar di Banawa, Jumat (1/5/2026).
Penilaian untuk Identifikasi dan Apresiasi
Ansyar menjelaskan, penilaian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memberikan apresiasi kepada para tenaga pendidik yang menunjukkan kinerja unggul. “Jadi penilaian ini penting dilakukan untuk mengidentifikasi dan memberikan apresiasi kepada para guru dan kepala sekolah yang berprestasi,” ucapnya.
Melalui proses ini, Disdikpora Donggala berharap dapat melahirkan figur-figur pendidik yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu menginspirasi rekan-rekan sejawatnya. “Ke depan para guru dan kepala sekolah ini usai mengikuti penilaian, diharapkan bisa menerapkan praktik baik atau best practices di masing-masing sekolahnya,” tambah Ansyar.
Indikator Penilaian dan Keterlibatan BPMP
Penilaian guru dan kepala sekolah berprestasi ini melibatkan pihak Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tengah dan para pengawas sebagai penguji. Indikator penilaian untuk guru meliputi kinerja, inovasi, pengembangan profesi, prestasi dan penghargaan, dampak terhadap lingkungan sekolah, serta kepribadian dan sosial.
Sementara itu, untuk kepala sekolah, indikator yang dinilai mencakup kepemimpinan, manajemen sekolah, inovasi dan transformasi, serta kepribadian dan sosial. “Kalau kepala sekolah indikator penilaiannya itu ada kepemimpinan, manajemen sekolah, inovasi dan transformasi, kepribadian dan sosial,” jelas Ansyar.
Berdasarkan data Disdikpora Donggala, total terdapat 503 sekolah di wilayah tersebut, yang terdiri dari 376 Sekolah Dasar (SD) dan 127 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
