Persija Jakarta berhasil membawa pulang tiga poin krusial dari markas Malut United setelah menaklukkan tuan rumah dengan skor tipis 3-2 dalam laga pekan ke-23 BRI Super League. Kiper Macan Kemayoran, Andritany Ardhiyasa, mengakui timnya menghadapi tekanan luar biasa di Stadion Kie Raha, Ternate, pada Selasa (24/2/2026) malam.

Kemenangan ini tidak didapat dengan mudah. Persija sempat unggul 2-0 melalui gol Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-7 dan Jordi Amat di menit ke-28. Namun, Malut United memberikan perlawanan sengit, terutama di babak kedua.

Tekanan tuan rumah berbuah hasil ketika Ciro Alves memperkecil ketertinggalan pada menit ke-77. Fabio Calonego sempat memperlebar jarak kembali untuk Persija di menit ke-79, namun David da Silva kembali mencetak gol untuk Malut United pada menit ke-81, membuat skor menjadi 3-2 dan pertandingan semakin memanas hingga peluit akhir.

Andritany Ungkap Tekanan Berat

Selepas pertandingan, Andritany Ardhiyasa mengungkapkan betapa beratnya laga tersebut. “Laga ini memang tidak mudah. Kami sempat unggul 2–0, tetapi setelah itu pertandingan menjadi makin ketat hingga akhir. Tekanan datang bertubi-tubi,” ujar kiper senior tersebut.

Menurut Andritany, keberhasilan meraih tiga poin di kandang lawan merupakan buah dari kerja keras dan sinergi seluruh elemen tim. “Berkat kerja keras semua pemain, staf, dan tim, kami berhasil membawa pulang tiga poin,” tambahnya, menyoroti pentingnya kebersamaan dalam menghadapi agresivitas Malut United.

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, juga sebelumnya telah membongkar perjuangan timnya untuk meraih kemenangan penting ini, menegaskan bahwa setiap poin di BRI Super League sangat berharga.