Tim voli putra Iran, Foolad Sirjan Iranian, berhasil melaju ke partai puncak AVC Champions League 2026. Kemenangan ini bukan sekadar raihan prestasi olahraga, melainkan juga persembahan emosional bagi masyarakat Iran yang tengah menghadapi situasi sulit akibat gelombang serangan militer Amerika Serikat.
Kemenangan Gemilang di Pontianak
Foolad Sirjan Iranian memastikan tiket final setelah menundukkan wakil Jepang, JTEKT Stings Aichi, dengan skor telak 3-0 (25-22, 25-19, 25-20) dalam laga semifinal yang berlangsung di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, pada Sabtu (16/5). Hasil impresif ini menandai kali ketiga bagi tim asuhan Behrouz Ataei Nouri tersebut melangkah ke final, setelah sebelumnya pada edisi 2021 dan 2024.
Para pemain, termasuk Ali Ramezani dan kolega, menunjukkan performa dominan sepanjang pertandingan, tidak memberikan kesempatan bagi JTEKT Stings Aichi untuk mengembangkan permainan terbaiknya.
Persembahan untuk Rakyat Iran
Di balik sukacita kemenangan, tersimpan perjuangan emosional para pemain yang tengah berjuang di tengah ketidakpastian kondisi tanah air mereka. Middle blocker Foolad Sirjan Iranian, Amirhossein Toukhteh, mengungkapkan makna mendalam dari kemenangan timnya.
“Dalam situasi sulit yang sedang dialami Iran, kami ingin memberikan kebahagiaan bagi rakyat Iran lewat kemenangan ini,” ungkap pemain kelahiran 4 September 2001 itu.
Kemenangan di semifinal ini menjadi motivasi ganda bagi Foolad Sirjan Iranian. Mereka berharap dapat mengantarkan tim meraih gelar juara AVC Champions League 2026, sekaligus menjadikannya hadiah terbesar untuk warga Iran yang kini dilanda ketakutan akibat serangan militer Amerika Serikat.
Di partai final, Foolad Sirjan Iranian akan menanti pemenang laga antara Jakarta Bhayangkara Presisi dari Indonesia melawan wakil Korea, Hyundai Capital Skywalkers. Pertandingan puncak ini diharapkan menjadi puncak perjuangan mereka untuk membawa pulang kebanggaan bagi negaranya.
