Tim SAR gabungan berhasil menemukan Alfarizi (12), bocah laki-laki yang dilaporkan tenggelam di dam sungai Desa Ketangga, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, pada Sabtu (25/4/2026) sore. Sayangnya, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah upaya pencarian intensif.
Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 14.00 Wita. Saat itu, Alfarizi sedang bermain air di tepi dam sungai. Nahas, ia terpeleset, sempat terbentur bebatuan, sebelum akhirnya tenggelam dan menghilang di pusaran air dam.
Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkannya kepada pihak Basarnas. Merespons laporan itu, Kantor SAR Mataram melalui Pos SAR Kayangan langsung mengerahkan tim rescue ke lokasi kejadian dengan membawa peralatan air lengkap untuk proses pencarian.
Setelah beberapa jam melakukan pencarian, tim rescue akhirnya berhasil menemukan titik keberadaan korban. Pada pukul 17.30 Wita, Alfarizi ditemukan di dasar dam dengan kedalaman sekitar 2 meter melalui teknik penyelaman yang dilakukan oleh personel Pos SAR Kayangan.
Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis, yang mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhammad Hariyadi, memberikan pernyataan resmi terkait operasi SAR ini. “Korban atas nama Alfarizi berhasil kami temukan pada pukul 17.30 Wita melalui proses penyelaman di kedalaman kurang lebih 2 meter, tepat di lokasi pusaran air tempat korban terakhir terlihat. Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Darwis.
Darwis juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian ini. “Keberhasilan penemuan korban dalam waktu yang relatif cepat ini merupakan hasil sinergi solid dari berbagai pihak. Kami menghimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih waspada dalam mengawasi anak-anak saat beraktivitas di sekitar aliran sungai atau dam, mengingat arus dan kondisi medan yang bisa berbahaya sewaktu-waktu,” tambahnya.
Unsur-unsur yang terlibat aktif dalam operasi SAR ini meliputi Tim Rescue Pos SAR Kayangan, SAR Unit Lombok Timur, Polsek Suela, Babinsa Suela, Bhabinkamtibmas Suela, Polairud Lombok Timur, BPBD Lombok Timur, serta masyarakat setempat.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.
