Musikus Agus Dhukun mengungkapkan kebanggaannya melihat sang putri, Shelyn Adlyani Hendroharto, mewarisi minatnya di dunia musik dan olahraga ekstrem. Shelyn, yang kini berusia delapan tahun, mulai dikenal sebagai drummer cilik sekaligus penyelam muda.
Agus Dhukun secara konsisten mendorong pengembangan bakat putrinya sejak usia dini. Dukungan ini meliputi bidang musik maupun berbagai aktivitas luar ruang yang memacu adrenalin, sejalan dengan pengalaman Agus sendiri.
Sebelumnya, Agus Dhukun juga dikenal sebagai penikmat tantangan. Ia pernah menguji adrenalinnya melalui beragam aktivitas ekstrem, termasuk menyelam di Raja Ampat. Menurutnya, setiap olahraga ekstrem menawarkan tantangan unik dan pengalaman yang tak terlupakan.
Hobi Menurun Sejak Dini
Agus menilai, minatnya terhadap musik, diving, hingga parasailing kini mengalir kepada Shelyn. “Hobi musik dan olahraga panjat tebing karang yang bersifat memacu adrenalin dan itu semua kebetulan menurun ke Shelyn Adlyani (anak perempuan saya), di dunia musik kebetulan Shelyn lebih tertarik untuk belajar drum,” ujar Agus.
Bakat dan keberanian Shelyn mulai terlihat sejak usia dini, terutama dalam menghadapi aktivitas luar ruang yang menantang. Agus menambahkan, putrinya menunjukkan nyali yang besar dalam berbagai kegiatan.
“Alhamdulillah Allah mewujudkan keinginan saya. Shelyn dari umur 6 tahun juga sudah bisa panjat tebing karang, pokoknya semua hobi saya turun ke dia, nyalinya bagus,” lanjut Agus, menggambarkan bagaimana Shelyn telah menguasai berbagai hobi ekstrem yang ia tekuni.
