Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar melayat ke kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026), untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. Dalam kesempatan tersebut, Agum mengenang Ryamizard sebagai seorang perwira tinggi yang memiliki karakter kuat namun tetap mengedepankan sisi kemanusiaan.

Agum Gumelar, yang juga mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus), menyoroti ketegasan Ryamizard selama berdinas di TNI. “Sosok perwira yang tegas, seorang perwira tinggi yang punya sikap tegas ya, kan. Sikap tegas tapi humanis. Walaupun kelihatan mukanya garang tapi humanis,” ujar Agum saat ditemui usai melayat.

Lebih lanjut, Agum juga mengungkapkan bahwa Ryamizard dikenal sebagai pribadi yang sangat mengayomi para juniornya di lingkungan TNI. Ketika ditanya mengenai momen penugasan bersama yang paling berkesan, Agum menyatakan bahwa ada banyak kenangan yang tak terlupakan, meskipun ia tidak merinci secara spesifik. “Banyak ya, semua berkesan,” katanya singkat.

Di akhir wawancara, Agum Gumelar mengajak awak media untuk mendoakan almarhum Ryamizard Ryacudu. “Kita doakan semoga diterima di sisi yang Maha Kuasa,” tutupnya.

Ryamizard Ryacudu merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada periode 2002 hingga 2005. Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan dari tahun 2014 hingga 2019.

Ryamizard Ryacudu meninggal dunia pada usia 75 tahun. Sejak Minggu (31/5) malam, para pelayat dari berbagai kalangan, termasuk keluarga, tokoh militer, pejabat negara, dan masyarakat umum, telah berdatangan ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa dan penghormatan terakhir.