Kudus menjadi panggung awal bagi para pebulu tangkis pratama Pelatnas Cipayung untuk menguji kemampuan mereka. Ajang Sirkuit Nasional (Sirnas) 2026 di kota ini akan dimanfaatkan sebagai pemanasan krusial sebelum mereka berlaga di Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2026 di Jepang pada 26 Juni mendatang.

Ujian Perdana Juara Seleknas

Para juara Seleknas PBSI 2026 yang baru bergabung dengan Pelatnas Cipayung akan ditempa dalam turnamen ini. Mereka adalah Denis Azzarya (tunggal putra), Jolin Angelia (tunggal putri), Joseph Marcellino Kyta/Joven Farandi (ganda putra), Selsi Josika/Halifia Usni Pratiwi (ganda putri), serta Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia (ganda campuran).

Pelatih ganda putri pratama Pelatnas Cipayung, Ade Lukas, menegaskan pentingnya Sirnas A di Kudus bagi anak didiknya. Ia secara khusus berharap pasangan Selsi Josika/Halifia Usni Pratiwi dapat menunjukkan performa terbaik mereka.

“Turnamen ini kami manfaatkan untuk memantau performa atlet, khususnya dalam menghadapi lawan-lawan yang lebih senior,” ungkap Ade Lukas, pelatih kelahiran 8 November 1975 itu. Ia menambahkan, “Fokus kami adalah melihat kesiapan dan kemampuan bertanding mereka.”

Persaingan Ketat di Ganda Putri

Sektor ganda putri diprediksi akan menyajikan persaingan yang sengit. Beberapa pasangan senior ternama seperti Gloria Emanuelle Widjaja/Jessica Maya Rismawardani dan Pitha Haningtyas Mentari/Sheila Lidia dijadwalkan turut serta dalam ajang ini.

Pada edisi Sirnas A 2026 sebelumnya di Surabaya, pasangan Gloria/Jessica berhasil meraih gelar juara. Mereka mengalahkan wakil Pelatnas Cipayung, Jania Novalita Situmorang/Nabila Cahya Permata Ayu, dengan skor 21-17, 21-14. Hasil tersebut menjadi gambaran tingkat kompetisi yang akan dihadapi para atlet pratama di Kudus.

Keikutsertaan di Sirnas Kudus diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga dan mengasah mental bertanding para pebulu tangkis muda Pelatnas Cipayung sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar di kancah Asia.