Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan kunci keselamatan bagi manusia di dunia dan akhirat. Pernyataan ini disampaikan Dimyati saat menghadiri tabligh akbar dan peringatan Nuzulul Quran di Villa Melati Mas, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Minggu (8/3/2026).
“Itu kunci kita bisa selamat di dunia dan akhirat,” kata Dimyati, menekankan pentingnya berpegang teguh pada kitab suci tersebut sebagai pedoman hidup. Ia menambahkan, Al-Qur’an tidak hanya untuk dibaca, melainkan harus menjadi pedoman utama umat Muslim.
Acara peringatan Nuzulul Quran ini diselenggarakan oleh Yayasan Masjid As-Sajadah dan turut dihadiri oleh penceramah kondang Ustaz Wijayanto serta para pengurus yayasan.
Dimyati menjelaskan, Nuzulul Quran adalah momentum istimewa dan bersejarah, menandai turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW yang diperingati setiap 17 Ramadan. “Itu adalah tonggak pertama ketika Al-Qur’an kemudian diturunkan secara bertahap hingga sempurna menjadi satu mushaf yang saat ini kita baca,” ujarnya.
Kitab suci ini, lanjut Dimyati, adalah penuntun bagi siapa pun yang ingin meraih keselamatan di dunia dan akhirat. “Setiap umat Islam wajib mengimani dan mengamalkan ajaran yang terkandung dalam Al-Qur’an,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Dimyati juga menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada Yayasan Masjid As-Sajadah, yang diterima langsung oleh Ketua Yayasan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid As-Sajadah Letjen TNI (Purn) M Thamrin Marzuki turut menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Quran menjadi momen krusial untuk mengingatkan kembali bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup dan petunjuk bagi umat Islam agar selamat di dunia dan akhirat. “Dalam setiap lini kehidupan, Al-Qur’an harus menjadi panduan, baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara maupun dalam kehidupan keluarga,” tegas Thamrin Marzuki.
