Sekitar 4.323 jemaah haji asal Aceh kini telah terkonsentrasi di Kota Mekah, Arab Saudi, menanti puncak ibadah haji Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina) yang semakin dekat. Kepadatan di Masjidil Haram dan sekitarnya mulai terasa seiring kedatangan ‘Tamu Allah’ dari berbagai penjuru dunia.

Pembimbing Ibadah Haji dari Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) Ibnu Mas’ud Provinsi Aceh, Abdullah AR, pada Senin (18/5) mengungkapkan kondisi tersebut. “Mekah semakin padat. Jelang Armuzna, kondisi kota suci Mekah semakin dipenuhi para zuyufurrahman yang datang dari berbagai penjuru dunia. Jemaah Indonesia gelombang pertama yang selama ini berada di Madinah juga sudah mulai memasuki Kota Mekah,” ujarnya kepada Media Indonesia.

Jemaah Aceh Mulai Berdatangan

Jemaah asal Serambi Mekah tersebut, yang berjumlah 4.323 orang, diberangkatkan secara bertahap mulai dari kloter 1 Aceh pada Rabu, 6 Mei, hingga kloter 11 yang tiba di Jeddah pada Minggu, 27 Mei, sekitar pukul 02.25 Waktu Arab Saudi (WAS).

Kepadatan di Tanah Suci

Kepadatan di Kota Mekah kini memuncak di sekitar Masjidil Haram. Jutaan umat muslim berlomba melaksanakan umrah dan ibadah sunah lainnya. Setiap waktu salat wajib, jemaah berebut untuk masuk ke Masjidil Haram, bahkan harus berjalan kaki dari penginapan dalam radius beberapa kilometer. “Sebelum waktu salat pun Masjidil Haram sudah penuh. Jemaah membludak setiap waktu,” kata Abdullah, yang juga mantan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pidie, Aceh.

Tidak hanya Masjidil Haram, seluruh masjid di sekitar Baitullah serta area penginapan dan hotel juga diramaikan jemaah haji. “Kepadatan bukan hanya terlihat di Masjidil haram tapi juga memadati masjid-masjid yang ada di seluruh kota, terutama di area penempatan jamaah,” tambah Abdullah.

Data Jemaah Haji Indonesia

Secara keseluruhan, dari total 5.502 jemaah embarkasi BTJ (Aceh), 11 dari 14 kloter atau sekitar 4.323 jemaah telah berada di Arab Saudi. Tiga kloter sisanya dijadwalkan menyusul hingga Rabu, 20 Mei. Adapun jumlah total jemaah haji Indonesia tahun 2026 mencapai 221.000 orang, terdiri dari 203.320 jemaah reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Hingga pertengahan Mei 2026, sekitar 160.000 jemaah Indonesia sudah tiba di Arab Saudi.