Kabupaten Sumedang menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar berbagai kegiatan, termasuk aksi bersih-bersih fasilitas publik dan Pawai Ta’aruf. Pemerintah telah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Aksi Bersih-Bersih Alun-alun Sumedang
Sehari menjelang awal puasa, pada Rabu (18/2), Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama masyarakat melaksanakan aksi bersih-bersih di Alun-alun Sumedang dan area sekitarnya. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Dony Ahmad Munir, didampingi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang.
Alun-alun Sumedang diketahui menjadi salah satu lokasi favorit warga untuk ngabuburit selama bulan puasa. Namun, kondisi terkini menunjukkan area tersebut kotor dan banyak bekas minyak goreng dari aktivitas pedagang kaki lima (PKL). Bupati Dony Ahmad Munir menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan.
“Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri tanpa adanya kesadaran dari warga. PKL yang berjualan harus ikut menjaga kebersihan fasilitas publik. Kita jaga bersama sehingga semua nyaman,” ujar Bupati Dony.
Pawai Ta’aruf Meriahkan Sambutan Ramadan
Sebelumnya, pada Selasa malam (17/2), suasana kota Sumedang telah dimeriahkan dengan Pawai Ta’aruf keliling kota. Acara ini dimulai dan diakhiri di halaman Masjid Agung Sumedang, dengan peserta pawai yang antusias menaiki mobil keliling kawasan perkotaan. Pawai serupa juga dilaksanakan oleh warga di beberapa kecamatan.
Bupati Dony Ahmad Munir menjelaskan bahwa Pawai Ta’aruf bukan sekadar seremoni jalan santai, melainkan ekspresi kegembiraan umat muslim dalam menyambut bulan penuh ampunan. “Saya mengajak masyarakat untuk menyiapkan diri agar dapat melaksanakan ibadah puasa dengan maksimal,” katanya sebelum melepas peserta pawai.
Ia juga menambahkan, “Kita sambut Ramadan dengan rasa syukur dan kegembiraan. Ramadan tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadan adalah kesempatan emas untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, serta meningkatkan kepedulian sosial.”
