Perusahaan farmasi Etana menghadirkan rangkaian portofolio produk biologi onkologi yang strategis, bertujuan memperluas akses pengobatan kanker yang berkelanjutan bagi pasien di Indonesia. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Etana untuk mendukung penguatan terapi onkologi di tanah air.

Inovasi Terapi dan Aksesibilitas

Direktur Strategic Partnership & Business Development Etana, Randy Stevan, menjelaskan bahwa inovasi di bidang onkologi ini dirancang untuk memastikan setiap pasien di Indonesia, terlepas dari kondisi klinisnya, dapat mengakses terapi bioteknologi berkualitas tinggi yang diproduksi secara lokal.

“Kami ingin memberikan harapan baru bagi pejuang kanker melalui solusi yang aman, efektif, dan terjangkau, demi meningkatkan kualitas hidup serta masa depan keluarga Indonesia,” tegas Randy Stevan pada Senin, 2 Februari 2026.

Etana mendukung ketersediaan terapi inovatif untuk kanker, termasuk Bevagen® (Bevacizumab) yang merupakan produk pertama diproduksi secara lokal di Indonesia. Selain itu, Etana juga menyediakan Etapidi® (Tislelizimab – Anti PD1), Brukinsa® (Zanubrutinib – Anti BTK), dan Hernera® (Neratinib Maleate – TKI), yang sebelumnya sulit tersedia di Indonesia dengan harga yang lebih terjangkau.

Kemitraan Strategis dengan POI

Dalam menghadapi tantangan kanker, Etana meyakini perlunya langkah nyata dan sinergi lintas sektor. Sebagai langkah konkret, PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana) memperkuat kemitraan strategis dengan Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) dalam momentum peringatan World Cancer Day (WCD) 2026.

Kemitraan ini sejalan dengan tema WCD 2026, “United By Unique”, dan bertujuan untuk mempercepat adopsi teknologi medis terbaru dalam praktik klinis sehari-hari melalui kolaborasi erat dengan komunitas medis, khususnya para klinisi di bawah naungan POI.

Ketua Umum Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI), Dr. dr. Cosphiadi Irawan, SpPD-KHOM, menggarisbawahi pentingnya dukungan industri. “Dukungan dari mitra industri seperti Etana sangat krusial, terutama dalam memfasilitasi forum diskusi strategis seperti Sarasehan WCD ini serta memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat. Sinergi ini merupakan kunci untuk memperkuat kebijakan pelayanan kanker yang berorientasi sepenuhnya pada keselamatan pasien,” ujarnya.

Dukungan Terhadap Upaya Pemerintah

Etana juga secara proaktif mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan, diagnosis, hingga terapi kanker. Fokus ini menjadi sangat relevan mengingat tantangan di negara berkembang seperti Indonesia, yang meliputi keterbatasan akses layanan kesehatan, ketimpangan fasilitas antarwilayah, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini.

Kehadiran produk-produk ini mempertegas posisi Etana sebagai produsen biofarmasi yang berfokus pada solusi kesehatan berkualitas tinggi di dalam negeri, berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.