Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyoroti gelandang muda Persija Jakarta, Rayhan Hannan, menjelang agenda FIFA Matchday Juni 2026. Herdman mengungkapkan alasan khusus di balik ketertarikannya pada Hannan, yang disebutnya bukan sekadar karena statistik gol atau asis semata.
Menurut Herdman, karakter bermain Hannan yang dinilai langka di kalangan pemain muda Indonesia menjadi daya tarik utama. Pelatih asal Inggris itu mengapresiasi intensitas tinggi yang ditunjukkan Hannan sepanjang pertandingan.
Intensitas dan Naluri Alami Hannan Pikat Herdman
“Rayhan Hannan adalah pemain muda yang bagus. Saya senang melihat intensitas permainannya,” ujar Herdman, memuji etos kerja sang gelandang.
Herdman menjelaskan bahwa Hannan memiliki naluri alami untuk menekan lawan dan merebut kembali bola tanpa perlu instruksi berulang dari pelatih. Karakter agresif semacam itu, lanjutnya, merupakan salah satu fondasi penting yang ingin ia bangun dalam skuad Garuda.
“Satu hal yang saya tanamkan dalam identitas taktik Timnas Indonesia ialah intensitas, dan saya rasa Hannan melakukannya secara alami. Dia memiliki keinginan untuk merebut bola tanpa harus pelatih suruh,” tegas Herdman, menekankan pentingnya inisiatif pemain.
Selain kerja keras dan agresivitas, Herdman juga mengaku terkesan dengan kreativitas Hannan saat menguasai bola. Kombinasi atribut ini menjadikan Hannan sebagai prospek menarik di mata pelatih Timnas Indonesia.
