Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Palu secara aktif memperkuat edukasi gizi keluarga melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk mempercepat penurunan angka stunting di wilayah tersebut.

Ketua TP-PKK Kota Palu, Diah Puspita, menegaskan pentingnya inisiatif ini. “DASHAT ini merupakan salah satu upaya penting bagi kita dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan keluarga,” ujar Diah di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (22/5/2026).

Diah menjelaskan bahwa program DASHAT dirancang sebagai langkah strategis untuk membantu masyarakat memahami pola konsumsi sehat. Fokus utamanya adalah kelompok sasaran seperti ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita, yang merupakan kelompok rentan terhadap masalah gizi.

Melalui kegiatan fasilitasi pengelolaan DASHAT, Pemerintah Kota Palu terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pola makan sehat dan pemenuhan nutrisi keluarga. Hal ini merupakan bagian integral dari percepatan penanganan stunting yang menjadi prioritas.

Menurut Diah, inovasi program ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Palu dalam mengatasi stunting. Ia menekankan bahwa persoalan stunting tidak hanya menyangkut kesehatan, tetapi juga berkaitan erat dengan kebiasaan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Masyarakat, lanjut Diah, perlu memahami bahwa pemenuhan kebutuhan gizi keluarga tidak selalu membutuhkan biaya besar. Kuncinya terletak pada kemampuan mengelola bahan makanan yang tersedia dengan kandungan nutrisi seimbang. “Yang paling penting kita memahami bahwa makanan bergizi itu tidak harus mahal,” katanya.

Ia merinci bahwa pola makan sehat dapat diterapkan melalui konsep gizi seimbang, dengan pengaturan isi piring makan yang tepat. Komposisi proporsional harus mencakup buah-buahan, sayuran, sumber karbohidrat, dan protein. “Prinsip gizi seimbang dari isi piring itu komposisi proporsional,” jelasnya.

Selain edukasi pola konsumsi sehat, Diah juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan berbagai program bantuan pemerintah yang diberikan untuk mendukung kesehatan ibu dan anak. Ia turut menyoroti pentingnya pemberian ASI eksklusif sebagai fondasi kesehatan anak sejak dini.

Berbagai program intervensi yang dilakukan pemerintah ini, menurut Diah, bertujuan untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Hal ini sejalan dengan visi mewujudkan Indonesia Emas di masa mendatang.

Diah berharap, keberadaan dapur sehat melalui program DASHAT ini mampu menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan gizi keluarga. Pada akhirnya, ini akan mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan generasi Kota Palu yang sehat dan cerdas.