Kapten Persib Bandung Marc Klok mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak jemawa menjelang laga krusial penentuan juara Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara. Klok sendiri dipastikan absen dalam pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5) tersebut, akibat akumulasi kartu kuning.

Meski Persijap Jepara berada di papan bawah klasemen, Klok menegaskan bahwa timnya tidak boleh meremehkan lawan. Ia menekankan pentingnya fokus penuh demi mengamankan trofi juara.

“Tidak ada ruang untuk terlalu percaya diri atau sombong. Kami hanya tahu satu hal, kami harus menang,” kata Klok di Stadion GBLA, Kamis (21/5).

Pemain naturalisasi itu menambahkan, Persib harus berjuang maksimal selama 90 menit penuh, tanpa memandang siapa pun lawannya. Ia meminta Maung Bandung menjaga fokus penuh demi memastikan trofi Super League 2025/2026 jatuh ke tangan Persib.

“Mau lawan Persija, Borneo, atau siapa pun, kami harus bertarung selama 90 menit. Setelah pertandingan baru lihat hasilnya,” ungkapnya.

Di tengah tensi tinggi menjelang laga penentuan gelar, Klok harus menelan pil pahit karena tidak dapat memperkuat Maung Bandung. Gelandang berusia 33 tahun itu mengaku sangat sedih harus absen akibat akumulasi kartu kuning yang diterimanya saat menghadapi PSM Makassar.

Klok bahkan menilai kartu kuning tersebut tidak adil. Menurutnya, insiden itu bermula ketika ia hanya berniat mengambil bola yang keluar lapangan, sebelum kemudian terjadi cekcok dengan pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin.

“Saya sangat sedih tidak bisa bermain. Saya pikir kartu kuning itu tidak fair,” ujar Klok.

Laga Persib Bandung kontra Persijap Jepara ini menjadi penentu gelar juara Super League 2025/2026 dan sangat dinantikan oleh para Bobotoh.