Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menargetkan pembangunan 170 gerai Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada tahun 2026. Program ini merupakan upaya strategis pemerintah daerah untuk menguatkan ekonomi kerakyatan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui lembaga ekonomi kolektif.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Parigi Moutong, Fit Dewana, di Parigi, Sulawesi Tengah, Rabu (13/5/2026), menegaskan bahwa sebagai program strategis nasional, daerah berkewajiban mendukung dan mengimplementasikannya. Ia menambahkan, saat ini 32 unit gerai sedang dalam proses pembangunan, dengan tiga di antaranya telah rampung 100 persen.
Tujuan utama program KDKMP adalah memperkuat ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui lembaga ekonomi kolektif, dan mewujudkan kemandirian pangan. “Parigi Moutong memiliki sektor unggulan yakni pertanian, perikanan dan kelautan, maka sektor-sektor itu diperkuat melalui KDKMP,” ujar Fit Dewana.
Pembangunan fisik gerai terus dipacu, meskipun beberapa desa masih menghadapi kendala teknis terkait kesiapan lokasi gerai koperasi. Fit Dewana menekankan, “Pemerintah daerah (pemda) memiliki tanggung jawab memfasilitasi proses pembahasan lokasi, supaya pembangunan gerai dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.”
Dari sisi peningkatan kesejahteraan, kegiatan bisnis koperasi diharapkan menghasilkan pendapatan tambahan dan menciptakan lapangan kerja baru bagi warga desa. Penguatan UMKM dan pangan diarahkan pada percepatan produksi lokal serta penyediaan pasar bagi hasil pertanian atau industri kecil.
Setiap desa didorong untuk memiliki skema bisnis yang jelas dan prioritas, memanfaatkan potensi lokal untuk dikembangkan. Harapannya, UMKM lokal dapat difasilitasi oleh KDKMP untuk memperluas jaringan pasar mereka. “Tujuan program sangat bagus, pengurus koperasi harus membangun manajemen bisnis yang baik dengan perhitungan yang matang, supaya kegiatan usaha dijalankan memberikan keuntungan finansial,” sebut Fit Dewana.
