Setelah enam tahun vakum akibat pandemi, LA Indie Movie kembali hadir tahun ini. Wadah yang telah berkiprah sejak 2007 ini kembali membuka kesempatan bagi para kreator perfilman untuk mengembangkan diri dan berkarya di industri film Indonesia.
LA Indie Movie: Wadah Berkreasi dan Berjejaring
LA Indie Movie didirikan pada tahun 2007 dengan tujuan utama mendukung perkembangan dan kemajuan industri perfilman nasional. Sejak awal, inisiator seperti Garin Nugroho telah terlibat aktif dalam membangun platform ini. Hingga kini, LA Indie Movie dikenal sebagai tempat berkumpul, bertukar pikiran, serta membuka jalan bagi individu yang tertarik pada berbagai aspek perfilman.
Mulai dari penulis cerita dan naskah, sutradara, produser, editor, production designer, sinematografer, hingga digital creator, semua memiliki peluang untuk bertemu, bekerja, dan belajar langsung dari insan perfilman baik dari dalam maupun luar negeri.
Konsep Baru dan Peluang Pengembangan Diri
Kembalinya LA Indie Movie kali ini mengusung konsep yang lebih modern dan visioner. Rangkaian acara yang disiapkan menawarkan tantangan baru bagi peserta yang ingin menuangkan ide, mengasah keterampilan, dan berkreasi di dunia perfilman.
Para peserta dapat mengikuti berbagai kegiatan, antara lain:
- Film-making workshop: Menawarkan pengalaman unik dan kesempatan membuktikan karya kreatif.
- Kelas-kelas inspiratif: Sesi mendalam dengan para pakar perfilman.
- Mentorship khusus: Bimbingan langsung untuk menavigasi karier di industri perfilman nasional.
Sesi workshop akan semakin berbobot dengan kehadiran praktisi film nasional dan internasional. Mulai dari sosok senior hingga talenta muda yang sedang naik daun, mereka akan mengupas topik bahasan menarik serta berbagi pengalaman berharga yang telah mereka lalui. Ini menjadi kesempatan langka yang tidak akan ditemukan di workshop lain.
