Aktor sekaligus sutradara Baim Wong membeberkan dinamika di balik layar produksi film terbarunya, “Semua Akan Baik-baik Saja”. Ia mengungkapkan bahwa proses casting untuk salah satu pemeran utama, Alim, sempat diwarnai ketegangan karena adanya rencana penggantian.

Sebagai sutradara dan produser, Baim Wong dikenal dengan profesionalismenya yang tinggi. Ia memastikan setiap tahapan produksi berjalan dengan perencanaan matang, termasuk menyiapkan berbagai opsi cadangan. Hal ini dilakukan demi menjaga kualitas film dan kelancaran proses syuting.

Baim menjelaskan, meskipun sangat berharap Alim, seorang bocah berkebutuhan khusus yang terlibat dalam proyek ini, dapat memerankan perannya dengan baik, ia tetap bersikap realistis. Baim bahkan telah menghubungi sejumlah pemain anak lain sebagai langkah antisipasi sejak awal.

“Saya sudah telepon pemain anak-anak lain. Kalau misalkan dalam satu minggu dia di rumah latihan tidak mencapai apa yang diharapkan, ada kemungkinan (diganti). Backup sudah ada. Sudah telepon,” ujar Baim, menegaskan keseriusannya dalam menjaga standar produksi.

Menurut Baim, sikap tegas tersebut bukan tanpa alasan. Ia ingin menjaga ritme kerja tim dan memastikan visi seorang pembuat film dapat terwujud secara maksimal, meskipun harus mengambil keputusan yang sulit. Baginya, kualitas akhir film adalah prioritas utama.

Namun, perkembangan tak terduga justru terjadi. Alim menunjukkan kemajuan pesat dalam waktu satu minggu latihan. Peningkatan performa yang signifikan ini membuat Baim langsung membatalkan semua rencana pemain pengganti yang telah disiapkan sebelumnya.

Kini, publik semakin antusias menantikan hasil akhir “Semua Akan Baik-baik Saja”. Film yang disebut-sebut sebagai salah satu proyek paling personal dan ambisius dari Baim Wong ini juga dibintangi oleh Reza Rahadian dan dijadwalkan tayang di seluruh bioskop mulai 13 Mei 2026.