Trio soul asal Surabaya, Thee Marloes, semakin memantapkan langkah menuju peluncuran album terbaru mereka. Setelah sukses membuka era baru dengan single Under The Silver Moon, kini mereka kembali dengan title track yang tak kalah menarik, Di Hotel Malibu.

Lagu Di Hotel Malibu ini sekaligus menjadi pengantar lebih jauh untuk album kedua Thee Marloes yang dijadwalkan rilis pada Mei 2026. Album ini akan diluncurkan melalui label rekaman asal Amerika Serikat, Big Crown Records, menandai jangkauan internasional bagi grup ini.

Berbeda dengan Under The Silver Moon yang menghadirkan nuansa romantis dan melankolis tentang jarak, Di Hotel Malibu justru menawarkan pengalaman yang lebih ringan dan mengalir. Lagu ini menangkap esensi momen-momen tak terduga dalam hidup, khususnya tentang pertemuan dengan orang asing yang secara ajaib terasa begitu akrab, seolah sudah menjadi teman lama.

Secara musikal, Di Hotel Malibu bergerak bebas di antara genre soul, yacht rock, dan pop. Perpaduan ini menciptakan warna musik yang santai namun tetap catchy. Thee Marloes berhasil menyajikan lagu yang terdengar effortless namun tetap kaya akan detail musikal.

Proses penciptaan lagu ini juga terbilang unik. Thee Marloes menyebut Di Hotel Malibu sebagai salah satu lagu yang paling mudah ditulis dalam beberapa tahun terakhir, berkat proses spontan di studio. Liriknya yang berbahasa Indonesia menghadirkan cerita sederhana namun dekat dengan banyak orang, tentang bagaimana seseorang tidak pernah tahu siapa yang akan ditemui, kapan, dan di mana. Seringkali, justru dalam pertemuan yang tidak direncanakan, muncul koneksi yang terasa begitu tulus dan mendalam.