Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, resmi menjalin kerja sama strategis untuk meningkatkan kualitas demokrasi dan integritas pemilu di Indonesia. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini berlangsung di kampus UIN Datokarama pada Kamis, 2 April 2026.
Ketua DKPP Heddy Lugito menjelaskan, kolaborasi dengan UIN Datokarama merupakan langkah penting untuk menjaga nilai-nilai etika penyelenggara pemilu. “Kerja sama dengan UIN Datokarama adalah langkah strategis untuk memastikan nilai-nilai etika penyelenggara pemilu tetap terjaga dalam upaya meningkatkan kualitas demokrasi,” ujar Heddy di Palu, Kamis.
Ia menambahkan, kerja sama ini adalah upaya konkret dalam penguatan kode etik penyelenggara pemilu dan pelibatan akademisi dalam pengawasan moralitas demokrasi. “Kolaborasi itu sebagai upaya konkret dalam meningkatkan kualitas demokrasi melalui penguatan kode etik penyelenggara pemilu dan pelibatan akademisi dalam pengawasan moralitas demokrasi di Indonesia,” tegasnya.
MoU tersebut mencakup pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi yang berfokus pada penguatan demokrasi dan integritas pemilu. Ruang lingkup kerja sama meliputi riset dan penelitian, penyelenggaraan forum ilmiah, seminar atau diskusi, program magang, on job training atau praktik kerja, serta pertukaran narasumber atau pengajar tamu. Pemanfaatan sarana dan prasarana kedua belah pihak juga menjadi bagian dari kesepakatan.
Sementara itu, Rektor UIN Datokarama Prof. Lukman Thahir menyambut baik kolaborasi ini, menyebutnya sebagai gebrakan baru demi kepentingan bangsa dan negara. “Semoga kolaborasi ini membawa berkah untuk kita semua,” kata Lukman.
Menurutnya, peningkatan integritas pemilu dan kualitas demokrasi memerlukan kolaborasi multipihak, termasuk peran aktif perguruan tinggi. Ia menegaskan komitmen UIN Datokarama untuk mengawal integritas penyelenggara pemilu di Sulawesi Tengah. “Kampus memiliki tanggung jawab moral untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya etika dalam politik,” pungkas Lukman.
Penandatanganan MoU ini turut disaksikan oleh sejumlah anggota DKPP lainnya, yaitu J Kristiadi, Ratna Dewi Pettalolo, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, dan Muhammad Tio Aliansyah.
