Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga, menyalurkan sebanyak 1.120 tabung elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram kepada masyarakat kurang mampu. Penyaluran ini dilakukan di wilayah Marawola dan Sigi Kota pada Kamis, 19 Maret 2026, sebagai upaya menjaga ketersediaan energi menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, menjelaskan bahwa distribusi elpiji subsidi ini difokuskan pada dua kecamatan tersebut, dengan masing-masing wilayah menerima 560 tabung. “Terdapat dua wilayah dilaksanakan penyaluran elpiji subsidi ini yakni di Marawola dan Sigi Kota masing-masing berjumlah 560 tabung per kecamatan,” kata Bupati Rizal saat ditemui di Bora, Sigi, Kamis.

Harga Eceran Tertinggi Elpiji 3 Kg Tetap Terkendali

Moh Rizal Intjenae juga memastikan bahwa harga elpiji ukuran 3 kilogram di Kabupaten Sigi masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan. Di sebagian besar pangkalan, harga jual tetap Rp20 ribu per tabung.

“Memang berdasarkan Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah bahwa HET elpiji 3 kg sebesar Rp20 ribu per tabung kecuali untuk wilayah Palolo dan Kulawi mencapai Rp22 ribu per tabung,” ujarnya, merujuk pada ketentuan yang berlaku di daerah tersebut.

Antisipasi Kebutuhan Jelang Lebaran

Ketersediaan elpiji 3 kg menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah menjelang perayaan Idul Fitri. Bupati Rizal mengungkapkan bahwa laporan dari beberapa camat menunjukkan adanya kendala pasokan elpiji 3 kg yang dihadapi masyarakat.

“Jadi memang ada beberapa camat melaporkan ke kami terdapat salah satu kendala masyarakat menjelang lebaran adalah elpiji ukuran 3 kg. Alhamdulillah saya sudah hubungi pihak Pertamina untuk mendatangkan tambahan elpiji di Marawola dan Sigi Kota sebanyak 1.120 tabung,” jelasnya, menegaskan langkah cepat Pemkab Sigi dalam merespons kebutuhan warga.

Distribusi elpiji 3 kg ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan distribusi elpiji bersubsidi berjalan lancar dan harga tetap stabil di tingkat masyarakat.

“Harapannya pengawasan ini, distribusi elpiji 3 kg tetap terkendali dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri,” pungkas Moh Rizal Intjenae, menekankan pentingnya pengawasan untuk kesejahteraan warga.