Polres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, memusnahkan ratusan liter minuman keras ilegal hasil razia Operasi Pekat I Tinombala 2026 pada Jumat, 13 Maret 2026. Tindakan tegas ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menekan penyakit masyarakat serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Komitmen Berantas Miras

Kapolres Parigi Moutong AKBP Hendrawan A. N. menegaskan, pemusnahan ini menjadi bukti nyata komitmen jajarannya dalam memberantas peredaran minuman keras. Menurutnya, miras kerap menjadi pemicu berbagai tindak kriminalitas di tengah masyarakat.

“Pemusnahan ini adalah bukti komitmen kami untuk menekan peredaran minuman keras di wilayah hukum Polres Parigi Moutong. Miras sering menjadi faktor pemicu berbagai tindak pidana sehingga harus kita cegah bersama,” ujar AKBP Hendrawan di Parigi.

Barang bukti yang dimusnahkan meliputi 665 liter minuman keras tradisional jenis cap tikus, 22 botol Bir Bintang, 13 botol Guinness, 24 botol Benteng, serta 21 botol Marten. Proses pemusnahan dilakukan secara simbolis dengan menuangkan dan memecahkan botol-botol minuman keras ke dalam lubang yang telah disiapkan.

Peningkatan Penindakan dan Peran Masyarakat

AKBP Hendrawan menambahkan, kepolisian akan terus meningkatkan penindakan terhadap aktivitas peredaran minuman keras ilegal yang meresahkan masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

“Di bulan suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, kami ingin memastikan situasi kamtibmas di Kabupaten Parigi Moutong tetap aman dan kondusif. Karena itu, operasi penertiban akan terus kami tingkatkan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan tidak mengonsumsi maupun memperjualbelikan minuman keras ilegal. Masyarakat diminta tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan.

“Jika ada informasi terkait peredaran miras atau kegiatan yang mengganggu ketertiban, segera laporkan kepada kami. Sinergi masyarakat dan aparat sangat penting untuk menjaga Parigi Moutong tetap aman,” tegasnya.

Polres Parigi Moutong berkomitmen penuh untuk memberantas penyakit masyarakat dan memastikan Kabupaten Parigi Moutong tetap aman, tertib, serta kondusif selama pelaksanaan ibadah Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.