Pemerintah Indonesia melalui Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara resmi meluncurkan Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik Lebaran. Operasi ini dipersiapkan untuk menghadapi prediksi pergerakan 143,9 juta orang yang akan melakukan perjalanan pulang kampung. Sebanyak 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi terkait dikerahkan dalam operasi berskala nasional ini.

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menjelaskan, strategi rekayasa lalu lintas telah disusun secara matematis berdasarkan data traffic counting real-time. Kebijakan seperti one way, contra flow, dan ganjil-genap akan diterapkan di ruas jalan tol maupun non-tol untuk menjaga rasio volume kendaraan tetap di bawah ambang batas kemacetan.

Dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha pada Rabu (11/3), Wakapolri Dedi Prasetyo menegaskan, “Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan melalui mekanisme koordinasi lintas sektoral yang sangat ketat. Kami akan menerapkan rekayasa lalu lintas di jalur tol maupun arteri dengan indikator yang terukur. Setiap kebijakan akan kami sosialisasikan kepada publik paling lambat dua jam sebelum eksekusi agar masyarakat memiliki waktu untuk menyesuaikan perjalanan mereka.”

Dukungan infrastruktur juga menjadi fokus utama. Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan pengamanan berupa jalur fungsional untuk mengurai titik-titik jenuh. “Kami menyiagakan 10 ruas tol fungsional di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan untuk memecah arus. Selain itu, pemerintah memberikan stimulus berupa diskon tarif tol hingga 30% dan diskon tiket transportasi umum untuk mendorong distribusi pemudik agar tidak menumpuk di waktu puncak,” ungkap AHY.

Selain kelancaran arus, Operasi Ketupat 2026 juga menitikberatkan pada aspek keselamatan jiwa. Sebanyak 2.746 pos pengamanan, yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu, akan dilengkapi dengan fasilitas kesehatan darurat dan bengkel siaga. Pemerintah mengimbau para pemudik untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan panjang menuju kampung halaman.

Dengan sinergi lintas Kementerian dan Lembaga ini, Operasi Ketupat 2026 diharapkan mampu menciptakan perjalanan mudik tahun ini menjadi aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.