Solois Taemin SHINee kembali menjadi sorotan publik setelah muncul laporan yang menyebutkan bahwa ia secara pribadi menanggung gaji sejumlah stafnya. Tindakan ini diduga dilakukan di tengah dinamika internal agensi dan proses pemutusan kontraknya dengan Big Planet Made Entertainment (BPM).

Kabar tersebut pertama kali dilaporkan oleh Naver pada Jumat, 27 Februari 2026, dan segera menyita perhatian luas dari penggemar maupun warganet. Taemin disebut mengambil langkah ini untuk mencegah kebingungan serta gangguan operasional di lokasi kerja, menyusul adanya penundaan pembayaran internal di agensi.

Taemin Jaga Stabilitas Tim di Tengah Konflik Agensi

Langkah Taemin ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab pribadi sang artis terhadap tim yang telah bekerja bersamanya. Di tengah situasi yang berpotensi menimbulkan ketidakpastian, Taemin dikabarkan ingin memastikan bahwa para staf tetap dapat bekerja dengan tenang tanpa terdampak langsung oleh persoalan administratif perusahaan.

Kabar ini dengan cepat menyebar melalui komunitas penggemar dan berbagai forum daring. Banyak pihak memuji keputusan Taemin sebagai wujud kepedulian dan loyalitas terhadap orang-orang yang selama ini berada di balik kesuksesannya. Tidak sedikit pula yang menyebutnya sebagai sosok profesional yang mengutamakan stabilitas tim.

Taemin memang dikenal memiliki hubungan erat dengan para penari, penata gaya, hingga kru produksi yang terlibat dalam tur konser dan promosi albumnya. Selama bertahun-tahun berkarier sebagai solois, ia kerap bekerja dengan tim yang relatif konsisten, membangun chemistry kuat di atas maupun di balik panggung. Oleh karena itu, ia disebut ingin memastikan bahwa situasi internal perusahaan tidak memengaruhi stabilitas kerja tim di lapangan.

Meski demikian, hingga saat ini jumlah pasti pembayaran maupun detail teknis terkait dukungan finansial tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak Taemin maupun agensi. Informasi yang beredar masih terbatas pada laporan media dan sumber industri.

Kontrak Berakhir, Isu Keuangan BPM Mencuat

Pada 24 Februari 2026, Taemin secara resmi mengumumkan berakhirnya kontrak eksklusifnya dengan Big Planet Made Entertainment. Pengumuman tersebut langsung memicu spekulasi luas mengenai kondisi internal BPM Entertainment, terutama karena pemutusan kontrak terjadi di tengah isu kontroversial terkait keuangan dan operasional agensi.

Situasi ini pun semakin memperbesar sorotan publik terhadap langkah Taemin. Di tengah berbagai spekulasi, tindakannya membayar gaji staf dinilai banyak pihak sebagai upaya menjaga profesionalitas dan solidaritas, sekaligus menegaskan komitmennya terhadap tim yang telah mendukung perjalanan kariernya selama ini.

sumber gambar: Soompi