Sebanyak 520 guru dari 16 sekolah di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, berhasil lolos seleksi ketat Program Google for Education. Inisiatif ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Donggala dengan Google Indonesia, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital para pendidik di daerah tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala, Ansyar Sutiadi, menjelaskan bahwa antusiasme awal program ini cukup tinggi. “Jadi awalnya 1.400 guru mengikuti kegiatan itu, tapi dinyatakan lolos ke tahap berikutnya hanya 520 orang dengan standar khusus dari Google sehingga proses seleksinya cukup ketat,” kata Ansyar di Banawa, Minggu (17/5/2026).
Menurut Ansyar, Program Google for Education dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan melalui pelatihan berstandar internasional. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program semacam ini. “Tentunya melalui pelatihan peningkatan kompetensi para pendidik dan tenaga kependidikan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ucapnya.
Sertifikasi Google memiliki standar internasional yang diakui secara global dalam pengembangan kompetensi digital tenaga pendidik. Ansyar mengungkapkan bahwa saat ini, hanya ada satu guru di Kabupaten Donggala yang telah bersertifikat Google Certified Trainer (GCT). “Untuk di Kabupaten Donggala baru hanya satu orang guru bersertifikat Google Certified Trainer (GCT) dengan standar Google yakni Andi Fahrul,” sebutnya.
Program Google for Education ini akan diterapkan secara bertahap di Kabupaten Donggala, mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP. Ansyar menambahkan bahwa saat ini, tahap awal program sedang fokus pada pemetaan kemampuan guru. “Tahap awal ini sedang dilakukan pemetaan kemampuan guru sebelum diterapkan di masing-masing sekolah,” jelasnya.
Tujuan akhir dari program ini adalah menjadikan sekolah-sekolah di Donggala sebagai sekolah referensi Google. Ansyar berharap inisiatif ini dapat menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan. “Harapannya penggunaan fitur pembelajaran, seperti Google for Education, dapat menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital sekolah,” ujarnya.
Sebagai informasi, Kabupaten Donggala memiliki total 503 sekolah, yang terdiri dari 376 Sekolah Dasar (SD) dan 127 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
