Tim voli putri Jakarta Pertamina Enduro menatap babak final four Proliga 2026 seri Solo dengan tekad kuat untuk memperbaiki performa. Setelah melakoni dua laga di Jawa Pos Arena, Surabaya, Megawati Hangestri Pertiwi dan rekan-rekannya meraih satu kemenangan dan satu kekalahan.

Pada pertandingan perdana di Surabaya, Jakarta Pertamina Enduro harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah tipis 2-3 (25-15, 22-25, 23-25, 25-21, 11-15). Namun, mereka berhasil bangkit pada laga berikutnya dengan menundukkan Popsivo Polwan 3-1 (25-18, 25-19, 18-25, 25-23).

Evaluasi Menyeluruh Demi Konsistensi

Chef de Mission Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, mengungkapkan harapannya agar skuad asuhan pelatih Bulent Karslioglu dapat tampil lebih maksimal di pertandingan selanjutnya. Ia menyoroti kurangnya konsistensi dalam kekompakan dan permainan tim juara bertahan Proliga tersebut, yang kerap membuat mereka lengah dan menelan kekalahan.

Werry menegaskan pentingnya konsistensi di fase krusial ini. “Final Four adalah fase dengan margin yang sangat tipis, sehingga konsistensi menjadi kunci. Evaluasi kami diarahkan pada detail-detail teknis seperti kualitas receive, efisiensi serangan di fase transisi, serta pengelolaan momentum di poin-poin krusial,” ujar Werry.

Dengan evaluasi menyeluruh yang telah dilakukan pasca-seri Surabaya, Jakarta Pertamina Enduro kini bersiap menghadapi tantangan di final four Proliga 2026 seri Solo dengan kepercayaan diri penuh, termasuk menghadapi Gresik Phonska.