Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, meluncurkan program “Weekend Ramadhan Night Market” untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk tetap beraktivitas.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menjelaskan bahwa inisiatif ini muncul sebagai solusi pengganti “car free day” yang dihentikan sementara selama Ramadhan. “Ide ini muncul dari Pemerintah Kota Palu. Tahun sebelumnya ‘car free day’ di bulan suci Ramadhan kita hentikan. Lalu tahun ini, kita pindahkan ke malam dan kita jadikan sebagai ‘Weekend Ramadhan Night Market’,” kata Hadianto di Palu, Sabtu (21/2/2026) malam.

Program ini memfasilitasi sekitar 300 pelaku UMKM yang telah mendaftar, termasuk para pedagang yang sebelumnya berjualan saat “car free day”. Kehadiran mereka menunjukkan optimisme terhadap pergerakan ekonomi daerah yang positif.

Kegiatan “Weekend Ramadhan Night Market” berlangsung setiap Sabtu dan Minggu malam selama Ramadhan. Lokasinya berada di kawasan Jalur 2 sekitar Lapangan Vatulemo, mulai pukul 20.00 WITA hingga sekitar 02.00 WITA.

Dalam mendukung program ini, Pemerintah Kota Palu juga menggandeng Bank BTN. Bank BTN menghadirkan berbagai promo transaksi digital melalui Aplikasi Bale untuk mendorong pembayaran nontunai.

Hadianto Rasyid menambahkan, pada malam pertama pelaksanaan, masyarakat yang berbelanja menggunakan Aplikasi Bale hanya perlu membayar Rp1, berapa pun nilai transaksinya. “Masyarakat yang bertransaksi menggunakan aplikasi Bale malam ini, seberapa pun yang dibelanjakan cukup bayar satu rupiah,” ujarnya.

Untuk malam-malam berikutnya, Bank BTN menyediakan potongan harga sebesar 30 persen bagi pengguna aplikasi tersebut. Wali Kota Hadianto Rasyid berharap inisiatif ini tidak hanya meningkatkan perputaran ekonomi, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan masyarakat serta mendukung digitalisasi ekonomi daerah.