Wakil Bupati Morowali Utara Djira secara resmi melepas Jamaah Calon Haji (JCH) asal daerah tersebut di Kolonodale pada Rabu (13/5/2026). Dalam kesempatan itu, Djira menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kekhusyukan ibadah selama berada di Tanah Suci.
“Menjaga kekhusyukan ibadah penting, maka hindari tindakan yang dapat mengganggu proses ibadah,” tegas Djira di hadapan para calon haji.
Menurut data dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), total JCH asal Morowali Utara yang akan menunaikan ibadah haji pada tahun 2026 ini berjumlah 49 orang, ditambah satu orang pendamping. Mereka akan memulai perjalanan spiritualnya menuju Tanah Suci.
Djira juga berpesan agar seluruh jamaah mematuhi aturan yang telah ditetapkan, baik oleh penyelenggara haji maupun pemerintah Arab Saudi. Ia mengingatkan para JCH untuk fokus pada tujuan utama ibadah.
“Fokus beribadah, jangan memikirkan hal-hal di luar dari kepentingan haji. Ibadah haji adalah proses meningkatkan spiritualitas guna mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.
Selain itu, selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, Djira meminta jamaah untuk senantiasa menjaga kekompakan dan silaturahmi antarsesama. Ia juga menekankan pentingnya menjaga etika dalam bertutur agar hubungan kekeluargaan tetap terjalin erat dan solid.
Mengingat ibadah haji merupakan panggilan yang sangat istimewa, Djira berharap para jamaah yang telah mendapatkan kesempatan ini dapat memanfaatkannya sebaik mungkin. “Ibadah haji perjalanan suci yang harus dijaga kesuciannya, maka setiap calon haji memiliki tanggung jawab moril. Jadilah calon haji yang membanggakan negara dan daerah,” ucapnya.
Aspek penting lainnya yang menjadi perhatian Wakil Bupati adalah kesehatan fisik dan kesiapan mental para calon haji. Ia mengingatkan agar stamina tetap terjaga mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan nanti. “Semoga seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat,” harap Djira.
Para jamaah dijadwalkan berangkat melalui Bandara Maleo Kabupaten Morowali menuju Kota Palu, sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi melalui Embarkasi Balikpapan.
