Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyerahkan penghargaan kepada para pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) kabupaten dan kota se-Provinsi Banten. Apresiasi ini diberikan atas dedikasi mereka dalam membina dan mengembangkan olahraga catur di daerah.

Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung dalam kegiatan silaturahmi dan sharing session bersama para atlet catur se-Banten di Penancangan, Cipocok Jaya, Kota Serang, pada Minggu (8/3/2026). Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten Irna Narulita, para atlet catur, serta jajaran pengurus Percasi Provinsi Banten. Kegiatan diisi dengan diskusi dan pertandingan persahabatan antar daerah sembari menunggu waktu berbuka puasa.

Apresiasi untuk Dedikasi Pembina Catur

Dalam kesempatan tersebut, Dimyati menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pengurus Percasi yang tetap konsisten membina para atlet, meskipun menghadapi berbagai keterbatasan. “Terima kasih kepada seluruh pengurus Percasi yang terus berjuang membina dan mengembangkan olahraga catur di daerah. Dedikasi dan pengabdian ini tentu sangat berarti bagi kemajuan olahraga catur di Banten,” ujar Dimyati.

Menurut Dimyati, catur bukan sekadar permainan, melainkan olahraga yang melatih kemampuan berpikir, strategi, dan kesabaran. Ia menekankan pentingnya perencanaan matang dalam setiap langkah. “Dalam bermain catur kita tidak boleh terburu-buru. Setiap langkah harus dipikirkan dengan matang. Catur mengajarkan kita untuk bersabar dan mengendalikan diri,” jelasnya.

Dimyati juga menarik analogi antara filosofi permainan catur dengan makna ibadah puasa di bulan Ramadan. Ia menyebut catur sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan. “Dalam puasa kita belajar menahan hawa nafsu untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Dalam catur juga demikian, pemain harus mampu mengendalikan diri dan menyusun strategi dengan baik,” tambahnya.

Secara simbolis, Dimyati bersama Ketua Percasi Banten Amin Lukman menyerahkan penghargaan kepada para pengurus Percasi kabupaten dan kota se-Banten. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam memajukan olahraga catur di wilayah tersebut.

Silaturahmi dan Pertandingan Persahabatan

Sementara itu, Ketua Percasi Banten Amin Lukman menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai ajang silaturahmi sekaligus sharing session antara pengurus dan para atlet. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan melalui kegiatan positif. “Kegiatan ini kita kemas dalam bentuk sharing session. Sambil menunggu waktu berbuka puasa, para pengurus dan atlet bermain catur atau ngeround,” kata Amin.

Amin menambahkan, pertandingan yang digelar bersifat persahabatan antar daerah, menciptakan suasana santai namun tetap kompetitif. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut untuk mempererat hubungan antarpengurus Percasi serta memotivasi para atlet. “Melalui kegiatan seperti ini kita berharap kebersamaan tetap terjaga dan pembinaan atlet catur di Banten bisa terus berkembang,” pungkasnya.