Sebuah rekaman video dari kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi penyerangan terhadap seorang karyawan minimarket Dragon Mart di Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat jelas suasana di dalam toko yang dipenuhi rak barang kebutuhan harian. Beberapa saat kemudian, sejumlah orang masuk ke dalam area toko dan diduga kuat melakukan tindakan kekerasan terhadap korban, Pingki Rahmania, yang merupakan karyawan minimarket tersebut. Pingki, yang diketahui berasal dari Desa Mbuju, tampak tidak berdaya saat diserang oleh lebih dari satu orang.

Kronologi dan Reaksi Publik

Aksi penyerangan brutal ini terjadi pada Senin (23/3) sekitar pukul 10.00 Wita. Peristiwa tersebut sontak memicu perhatian publik setelah videonya menyebar luas. Insiden ini bahkan disebut-sebut menjadi pemicu aksi pemblokiran jalan oleh warga setempat sebagai bentuk protes dan tuntutan keadilan.

Tindakan Kepolisian

Menanggapi insiden yang meresahkan ini, Polres Dompu telah mengambil langkah penanganan serius. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Dompu diturunkan untuk menyelidiki kasus tersebut secara mendalam. Sejumlah pihak yang diduga terlibat, termasuk Gelis Dwita Putri dan seorang perempuan yang dikenal sebagai Ibu Ko’o asal Desa Kramat, kini dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.

Penyidik masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan bukti tambahan untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap kejadian penyerangan ini. Proses hukum diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban dan mencegah terulangnya kejadian serupa.