Tim Nasional Indonesia berpotensi besar menggunakan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta sebagai kandang mereka, jika berhasil melaju ke babak semifinal dan final dalam ajang ASEAN Championship 2026. Keputusan ini diambil untuk mengakomodasi antusiasme tinggi suporter, terutama jika Skuad Garuda harus berhadapan dengan rival abadi, Malaysia.

Managing Director GSI, Marsal Masita, menegaskan bahwa stadion berkapasitas 78 ribu penonton tersebut merupakan pilihan ideal untuk laga-laga krusial di babak empat besar. Sebelumnya, Timnas Indonesia dijadwalkan akan memainkan fase grup di Stadion Pakansari, Bogor, sebelum beralih ke GBK.

Antisipasi Duel Panas Kontra Malaysia

Marsal Masita secara spesifik menyoroti potensi pertemuan dengan Malaysia di semifinal yang diperkirakan akan memicu lonjakan animo penonton. “Insyaallah kalau Indonesia masuk semifinal semoga lawan Malaysia dan final lawan siapa pun kami akan main di Stadion Gelora Bung Karno,” ujar Marsal.

Dukungan penuh dari ribuan suporter di GBK diharapkan mampu menjadi suntikan motivasi bagi anak asuh pelatih John Herdman. Kehadiran pendukung setia di stadion legendaris ini dinilai krusial untuk membakar semangat juang para pemain saat menjalani pertandingan penting di fase gugur.

Peluang Timnas Indonesia untuk bersua Malaysia di babak semifinal ASEAN Championship 2026 memang cukup terbuka, mengingat peta persaingan di kawasan Asia Tenggara. Penggunaan GBK di fase krusial ini menjadi strategi untuk memaksimalkan keuntungan sebagai tuan rumah.