TikTok Go by Tokopedia resmi diperkenalkan di Jakarta, menandai langkah inovatif dalam mengintegrasikan rekomendasi tempat dan layanan lokal di dalam aplikasi dengan pengalaman dunia nyata. Layanan ini dirancang khusus untuk memperkuat ekosistem bisnis dine-in serta mendukung kreativitas para kreator konten di Indonesia.
Inisiatif ini hadir di tengah pertumbuhan pesat sektor makanan dan minuman nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, jumlah usaha di sektor ini mencapai 5,28 juta pada tahun 2024. Pertumbuhan tersebut selaras dengan masifnya digitalisasi UMKM, di mana 25 juta usaha telah bergabung ke platform digital untuk memperluas jangkauan pemasaran dan mengoptimalkan operasional.
Dari sisi perilaku konsumen, platform digital kini menjadi referensi utama. Sekitar 65% masyarakat Indonesia tercatat menggunakan platform digital untuk menemukan pilihan kuliner baru. Angka ini mengindikasikan potensi besar bagi ekosistem layanan makanan yang terhubung secara digital untuk terus berkembang di pasar domestik.
Peluncuran TikTok Go menjawab pergeseran perilaku masyarakat yang menjadikan konten sebagai faktor penentu dalam keputusan sehari-hari, termasuk dalam memilih destinasi kuliner. Layanan ini menjembatani seluruh proses, mulai dari pencarian inspirasi hingga kunjungan fisik ke lokasi usaha, secara efektif menghubungkan kreator dengan bisnis kuliner dan meningkatkan kunjungan melalui konten yang menarik.
