Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, kini berada di ambang torehan bersejarah dalam kompetisi BRI Super League musim 2025/26. Penjaga gawang andalan Maung Bandung ini berpeluang besar melampaui rekor tanpa kebobolan yang sebelumnya dicatat oleh legenda Persipura Jayapura, Yoo Jae-hoon.
Hingga pekan ke-27, Teja telah mengoleksi 16 clean sheet. Angka ini hanya terpaut satu dari rekor 17 laga tanpa kebobolan yang diukir Yoo Jae-hoon pada Liga Super Indonesia 2013. Sebuah pencapaian yang menempatkan Teja di jajaran kiper elite liga.
Momentum untuk menyamai rekor tersebut sebenarnya sempat terbuka lebar saat Persib menjamu Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu (12/4/2026). Namun, meski Persib berhasil mencatatkan kemenangan, gawang Teja harus kebobolan dua gol, menunda catatan nirbobolnya.
Menariknya, di tengah sorotan publik terhadap potensi rekor individu ini, Teja Paku Alam tidak menunjukkan ambisi berlebihan. Mantan kiper Sriwijaya FC itu justru menempatkan keberhasilan tim sebagai prioritas utama di atas pencapaian pribadi.
“Yang paling utama tentu kami bersyukur atas hasil yang diraih. Bagi saya, kemenangan tim tetap jadi prioritas utama,” jelas Teja Paku Alam.
Pernyataan ini menegaskan fokus Teja yang tetap teguh pada performa kolektif Persib Bandung, alih-alih mengejar catatan personal yang sudah di ujung jari. Kesetiaan pada tim menjadi landasan motivasinya dalam setiap pertandingan.
