Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Langkah ini sekaligus bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah daerah, ulama, dan warga.

Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, menyampaikan apresiasi tinggi kepada MUI setempat yang telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membina kehidupan keagamaan. Menurutnya, peran MUI sangat vital dalam menjaga harmoni sosial dan spiritual di wilayah tersebut.

“Salah satu bentuk pembinaan itu melalui Safari Ramadhan yang dilaksanakan MUI Sigi pada 10 malam terakhir di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sigi,” kata Bupati Rizal di Dolo, Senin (9/3/2026).

Kegiatan Safari Ramadhan ini dibagi menjadi tiga zona untuk memastikan jangkauan yang merata. Zona pertama meliputi Kecamatan Marawola, Kinovaro, Dolo Barat, dan Dolo Selatan. Zona kedua mencakup Kecamatan Sigi Biromaru, Dolo, Sigi Kota, Tanambulava, dan Gumbasa. Sementara itu, zona ketiga meliputi Kecamatan Palolo, Nokilalaki, Kulawi, Kulawi Selatan, dan Lindu.

Bupati Rizal menegaskan bahwa Safari Ramadhan memiliki peran krusial dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mempererat hubungan antara ulama dan masyarakat. Ia berharap para dai yang bertugas dapat menyampaikan pesan dan nasihat yang menyejukkan.

“Harapannya Safari Ramadhan ini para dai bisa menyampaikan pesan dan nasihat keagamaan untuk memperkuat iman dan taqwa, serta menjadi penyejuk bagi umat dalam menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Senada dengan Bupati, Ketua MUI Kabupaten Sigi, Habib Ali bin Hasan Aljufri, menjelaskan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin MUI. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pembinaan umat dan menyampaikan pesan-pesan keagamaan di berbagai wilayah Sigi.

“Tentunya ke depan masyarakat dapat semakin meningkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadhan serta mempererat ukhuah islamiah di tengah kehidupan bermasyarakat,” kata Habib Ali.