Sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk warga Kota Bima akan disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Bima pada Rabu, 27 Mei 2026, usai pelaksanaan Salat Idul Adha. Sapi jenis Simental ini memiliki bobot fantastis, mencapai 813,5 kilogram.

Kepala Dinas Pertanian Kota Bima, Abdul Najir, menjelaskan bahwa sapi kurban Presiden akan menjadi hewan pertama yang dipotong di RPH Kota Bima. Setelah proses penyembelihan, daging sapi akan dibagi menjadi empat bagian sebelum dibawa ke Masjid Agung Almuwahidin untuk didistribusikan kepada masyarakat.

“Besok sapi kurban Presiden Prabowo akan diserahkan oleh Wali Kota kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Almuwahidin,” ujar Najir pada Selasa, 26 Mei 2026.

Najir menambahkan, sapi kurban bantuan Presiden telah melalui pemeriksaan kesehatan ketat oleh dokter hewan. Ia memastikan bahwa seluruh hewan kurban di Kota Bima menjalani pemeriksaan kesehatan, baik antemortem (sebelum disembelih) maupun postmortem (setelah disembelih).

Pemerintah Kota Bima, melalui Dinas Pertanian, juga telah membentuk tim pengawasan di setiap kelurahan selama momentum Idul Adha. Tim ini bertugas memastikan seluruh hewan kurban memenuhi standar ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) sebelum dibagikan kepada masyarakat. “Pemeriksaan juga dilakukan di Rumah Potong Hewan bagi masyarakat yang ingin melakukan penyembelihan di sana,” tambahnya.

Sapi kurban Presiden tersebut dibeli dari peternak lokal bernama Herdin, warga Kelurahan Pena Nae, Kecamatan Raba. Nantinya, daging kurban akan dibagikan kepada warga di sekitar Masjid Agung Almuwahidin.

Data sementara Dinas Pertanian Kota Bima mencatat, jumlah hewan kurban tahun sebelumnya mencapai 1.024 ekor, terdiri dari 600 ekor sapi, 1 ekor kerbau, dan 423 ekor kambing. Untuk tahun ini, jumlah hewan kurban masih dalam proses pendataan.