Jalan wisata menuju Pusuk Sembalun di bawah Kaki Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, tertutup material tanah longsor pada Minggu (8/2/2026). Bencana alam ini terjadi sekitar pukul 13.00 Wita setelah wilayah setempat diguyur hujan lebat.

Akibat hujan deras, perbukitan di Pusuk Sembalun mengalami longsor yang menutupi badan jalan sepanjang 10 meter. Kepala Pelaksana BPBD NTB, Sadimin, menjelaskan detail kerusakan tersebut.

“Matrial longsor dengan ketebalan 0,5 – 1,5 meter menutupi badan jalan sepanjang 10 meter,” ujar Sadimin.

Hingga Senin (9/2/2026), material longsor masih menutupi akses jalan. Tim gabungan dari BPBD Lombok Timur, TNI/Polri, petugas kecamatan, dan aparat desa setempat telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan. Sadimin menegaskan kebutuhan mendesak untuk mempercepat proses pembersihan.

“Kebutuhan mendesak saat ini alat berat untuk pembersihan material yang menutupi jalan,” terangnya.

Menyikapi kejadian ini, BPBD NTB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Wilayah NTB saat ini telah memasuki periode musim hujan, dengan sebagian daerah bahkan berada pada puncaknya.

“Saat ini wilayah NTB sudah memasuki periode musim hujan dan sebagian sedang memasuki periode puncaknya. Adanya potensi hujan dengan intensitas tinggi di dasarian I Februari 2026, masyarakat harus mewaspadai potensi kejadian cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologis seperti angin kencang, banjir, dan tanah longsor yang dapat terjadi secara tiba-tiba,” kata Sadimin.