Rumah Sakit H Moh Ruslan (HMR) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, resmi membuka layanan vaksinasi internasional. Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama bagi mereka yang berencana melakukan perjalanan ke luar negeri.
Direktur RS HMR Kota Mataram, Hj NK Eka Nurhayati, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan respons atas tingginya permintaan masyarakat. Banyak warga yang menanyakan ketersediaan vaksin spesifik seperti yellow fever dan meningitis.
“Oleh karena itu, sebagai rumah sakit di ibu kota provinsi, penyediaan fasilitas vaksinasi internasional menjadi hal yang esensial,” ujar Eka Nurhayati di Mataram, Kamis. Ia menambahkan, “Apalagi, pihaknya banyak mendapatkan pertanyaan terkait bisa tidak vaksin yellow fever dan sebagainya untuk travelling.”
Untuk mewujudkan layanan ini, RS HMR Mataram telah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Pembukaan layanan vaksinasi internasional ini juga menjadi bagian dari strategi rumah sakit untuk mencari sumber pendapatan baru di luar pasien BPJS Kesehatan.
Selain itu, inisiatif ini diharapkan dapat mendukung sektor medical tourism atau wisata medis di Provinsi NTB.
Eka Nurhayati merinci, layanan vaksinasi internasional di RS HMR Mataram mencakup berbagai jenis vaksin yang menjadi syarat perjalanan antarnegara, termasuk vaksin meningitis yang wajib bagi jamaah umrah. Tidak hanya warga lokal dan jamaah umrah, layanan ini juga mulai dimanfaatkan oleh warga negara asing (WNA).
“Proses penyuntikan dilakukan di fasilitas kesehatan (faskes) resmi karena adanya sistem pelacakan GPS pada setiap dosis vaksin,” tegasnya.
Meskipun optimis layanan ini berpotensi menjadi peluang pendapatan baru bagi daerah, Eka Nurhayati mengaku belum menetapkan target pendapatan pasti untuk tahun 2026. Ia menjelaskan, situasi geopolitik global di Timur Tengah yang berdampak pada tertundanya rencana perjalanan banyak orang menjadi salah satu alasannya.
“Kami tidak berani muluk-muluk dulu, yang penting layanan vaksinasi mulai berjalan,” ungkapnya.
Mengenai biaya, Eka Nurhayati memastikan tarif layanan ditetapkan sesuai aturan dan standar yang berlaku. Sebagai contoh, vaksin polio dibanderol Rp250 ribu, vaksin influenza Rp305 ribu, dan vaksin meningitis Rp400 ribu.
RS HMR Mataram juga menyediakan paket gabungan (bundling) untuk vaksin meningitis dan polio dengan harga Rp450 ribu.
“Semoga fasilitas layanan vaksin yang kami buka, dapat meningkatkan dan memperluas akses layanan kesehatan masyarakat di daerah ini,” harapnya.
sumber gambar: gesit.id 