Komika kenamaan asal Ranah Minang, Rin Hermana, kini melebarkan sayapnya ke industri musik dengan memperkenalkan proyek solo terbarunya yang diberi nama Rindae. Langkah perdana Rin dalam dunia tarik suara ini ditandai dengan peluncuran single bertajuk “Pangka Mulo”.

Pria berusia 31 tahun ini mengungkapkan bahwa keputusan untuk merilis single bergenre hip metal tersebut lahir dari semangatnya yang tak pernah padam untuk terus berkarya di bidang yang ia cintai. Dukungan dan dorongan kuat dari rekan-rekan musisi turut mempertebal keyakinan Rin untuk serius menggarap proyek Rindae.

Mengapa Hip Metal? Rin Hermana Ungkap Alasannya

Rindae memiliki alasan kuat di balik pemilihan hip metal sebagai sajian utama musiknya. Rin Hermana menjelaskan bahwa warna musik ini paling sesuai dengan karakter pribadinya, meskipun ia merasa tidak memiliki kemampuan bernyanyi dengan merdu.

“Semaksimal sesuai kemampuan saya, dan saya berharap lagu ini tetap relevan hingga puluhan tahun ke depan,” kata Rin Hermana, menegaskan komitmennya terhadap karya ini.

“Pangka Mulo”: Simbol Awal Perjalanan dan Perjuangan

Single “Pangka Mulo” sendiri memiliki arti ‘sesuatu yang dimulai’, menjadi simbol kuat bagi langkah awal Rin Hermana dalam proyek musiknya. Lagu ini sekaligus menggambarkan kisah seorang anak yang memulai perjalanan hidupnya, berjuang untuk sesuatu yang diharuskan, bukan semata-mata yang diinginkan.

Dengan Rindae dan “Pangka Mulo”, Rin Hermana tidak hanya menjajal ranah baru, tetapi juga berbagi cerita personal melalui lirik dan melodi yang kuat.