Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menetapkan sebanyak 33 titik lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah. Pelaksanaan shalat Id tersebut dijadwalkan pada Jumat, 20 Maret 2026, dan akan tersebar di 10 kabupaten serta kota di seluruh wilayah NTB.
Wakil Ketua PWM NTB, Syafrudin AR Baso, menjelaskan bahwa jumlah 33 titik tersebut merupakan data yang baru terhimpun. Ia mengindikasikan bahwa jumlah lokasi sebenarnya bisa lebih banyak dari yang terdata. “Itu yang baru terdata saja. Kalau lokasinya banyak sebenarnya,” ujar Syafrudin saat dihubungi dari Mataram pada Kamis (19/3).
Rincian Lokasi Shalat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah di NTB
Syafrudin merinci lokasi-lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di berbagai daerah di NTB sebagai berikut:
- Kota Mataram: Dipusatkan di tiga lokasi, yakni Halaman Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat), Lapangan Fakultas Kedokteran Ummat, dan Halaman Masjid Darul Arqam PWM NTB Karang Pule.
- Kabupaten Lombok Barat: Dua lokasi, yaitu di Masjid IR.H Sadiman Boarding School Muallimin Muhammadiyah Lombok Barat, dan Lapangan Umum Desa Peresak.
- Kabupaten Lombok Tengah: Satu titik di Halaman Gedung Dakwah Muhammadiyah Lombok Tengah.
- Kabupaten Lombok Utara: Satu titik di Mushalla Aisyiah Lekok Lombok Utara.
- Kabupaten Lombok Timur: Tujuh lokasi, yakni Lapangan Komplek Perguruan Muhammadiyah Selong, Lapangan Umum Tanjung Teros, Lapangan SDN 1 Sembalun Lawang, Lapangan Dermaga Labuhan Haji, Lapangan Perguruan Muhammadiyah Masbagik, Lapangan Bonar Pancor Bersatu, dan Lapangan Umum Terara.
- Kabupaten Sumbawa Barat: Tiga lokasi, yakni Ponpes Al Ikhlas Taliwang, Ponpes Al Manar Saloto, Masjid Al Hidayah Desa Kemuning Kecamatan Sekongkang.
- Kabupaten Bima: Sebanyak 12 titik, yakni Masjid Nurul Amal Kecamatan Woha, Masjid Al Manar Desa Ngali, Kecamatan Belo, Perguruan Muhammadiyah Parado, Lapangan Futsal Mustaram Kecamatan Langgudu, Ponpes Hidayatullah Desa Tawali Kecamatan Wera, Halaman SMP dan SMA Muhammadiyah Dena Kecamatan Madapangga, Masjid Muhammadiyah Pelabuhan Kore Kecamatan Sanggar, Lapangan Kara Kecamatan Bolo, Lapangan Putih Desa Sangiang Kecamatan Sape, Masjid Lareu Doridungga Kecamatan Donggo, Masjid Doridungga Kecamatan Donggo.
- Kabupaten Sumbawa: Satu titik, yakni Lapangan Pahlawan Sumbawa.
- Kota Bima: Dua titik, yakni Lapangan Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Bima, Lapangan Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Bima.
- Kabupaten Dompu: Satu titik di Lapangan GOR Dompu.
Terkait adanya potensi perbedaan waktu Hari Raya Idul Fitri, Syafrudin berharap masyarakat luas dapat menyikapinya secara bijak. Ia menekankan pentingnya menerima perbedaan sebagai suatu keniscayaan dan anugerah yang patut disyukuri oleh seluruh umat Islam.
“Yang penting adalah bagaimana kita saling menghargai, membangun sikap toleransi, tasamuh, karena perbedaan itu bagian dari anugerah,” tegas Syafrudin.
