Kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mulai dipadati wisatawan pada Sabtu (27/12/2025). Arus kendaraan dari berbagai daerah terpantau memadati ruas jalan menuju Lembang sejak pagi hari, menandai puncak arus wisata libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini.
Lonjakan Pengunjung di Destinasi Favorit
Salah satu destinasi yang mengalami lonjakan signifikan adalah Floating Market Lembang. Pihak pengelola mencatat peningkatan jumlah pengunjung sudah terasa sejak Kamis, namun puncaknya terjadi pada akhir pekan ini.
“Hari ini diperkirakan puncaknya kunjungan di liburan nataru. Mulai Kamis sampai hari ini terjadi peningkatan, dan hari ini yang paling ramai,” ujar Public Relation Floating Market, Intania Setiati.
Intania menambahkan, kenaikan jumlah pengunjung terjadi secara bertahap setiap harinya, dari sekitar 20% hingga kini mencapai 30%. Pihaknya juga memprediksi adanya gelombang kedua kunjungan wisatawan.
“Kami memprediksi masih akan ada gelombang kedua kunjungan wisatawan setelah perayaan tahun baru nanti,” katanya.
Wahana Baru Jadi Daya Tarik
Dua wahana baru disiapkan untuk menyambut libur Nataru, yaitu Kereta Danau dan Floating Cruise Lambo. Kereta Danau adalah kereta mini yang mengelilingi area danau sepanjang sekitar satu kilometer, sementara Floating Cruise Lambo merupakan perahu listrik dengan desain unik menyerupai mobil Lamborghini.
“Hadirnya dua wahana baru ini diharapkan bisa menarik pengunjung yang sebelumnya sudah pernah datang, agar kembali berkunjung ke Floating Market,” ucap Intania.
Saat ini, Floating Market menawarkan sekitar 15 hingga 20 wahana. Meski sebagian besar area wisata berada di ruang terbuka, pengelola telah mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dengan menyiapkan area teduh dan tempat kuliner.
Volume Kendaraan Naik Drastis, Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas
Sementara itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi memprediksi arus kendaraan di kawasan wisata Lembang pada akhir pekan ini naik sekitar 60% dibandingkan hari libur biasa.
“Hari ini puncak musim libur nataru, ada kenaikan volume kendaraan hingga 60%. Tapi kemungkinan akan ada gelombang kedua puncak musim libur setelah tahun baru nanti,” terang Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Yudha Satyo Rahardjo.
Untuk mengurai kepadatan, kepolisian telah menerapkan rekayasa jalur one way. Hingga siang hari, rekayasa jalur tersebut sudah dilakukan sebanyak tujuh kali untuk mencegah kemacetan parah.
