Dua pekan setelah bencana tanah longsor melanda Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, PTPN Group masih terus menyiagakan posko darurat. Posko ini menyediakan dukungan logistik dan layanan kesehatan bagi ribuan penyintas, petugas penyelamat, dan relawan yang terdampak bencana pada 24 Januari 2026.
Region Head PTPN I Regional 2, Desmanto, menyatakan bahwa posko tersebut krusial untuk memenuhi kebutuhan dasar. “Hingga hari ini kami masih terus siagakan Posko di lokasi. Ribuan penyintas masih membutuhkan dukungan logistik, terutama makan minum dan kebutuhan pokok lain, termasuk penanganan kesehatan. Para petugas rescue dari berbagai kesatuan, termasuk relawan juga masih terus bekerja untuk menemukan korban yang diduga masih ada,” ujar Desmanto di lokasi posko pada Rabu (4/2).
Sebagai unit kerja terdekat, PTPN I Regional 2 mendapat mandat untuk mendukung penanganan bencana yang telah menelan 85 korban jiwa ini. Selain korban jiwa, ribuan warga yang selamat harus diungsikan ke tempat aman, mendorong PTPN untuk mengambil langkah tanggap darurat.
Sejak hari pertama bencana, PTPN Group telah mendistribusikan bantuan kebutuhan dasar seperti beras, minyak goreng, telur, makanan kaleng, dan obat-obatan. Bantuan ini diolah bersama tim dan disalurkan secara cepat dan tepat kepada yang membutuhkan.
“Kami juga bekerja sama dengan Puskesmas Cisarua dengan membuka Posko Kesehatan. Kami sediakan obat-obat dasar kedaruratan, dokter, paramedis siaga. Selain itu, kami juga bukan dapur hangat, istilah untuk fasilitas penyediaan minuman hangat seperti kopi, teh, wedang jahe, dan sejenisnya. Ini penting untuk mendukung para petugas yang berjibaku di lapangan,” tambah Desmanto.
Desmanto menekankan pentingnya posko ini dalam menjaga stamina tim evakuasi, mengingat cuaca ekstrem dan kondisi tanah yang labil. “Tim Rescue dan relawan beradu cepat dengan cuaca yang tidak menentu. Sebagai wujud perhatian, kami hadirkan posko ini sebagai tempat mereka melepas lelah sekaligus melawan hawa dingin melalui Dapur Hangat.”
Posko darurat bencana ini dikelola secara kolaboratif. Pengadaan makanan siap saji ditangani oleh Tim Afdeling Pangheotan Kebun Ciater dengan melibatkan penyedia lokal di sekitar Cisarua. Petugas medis, selain melayani penyintas, juga mendistribusikan obat-obatan dan vitamin bagi seluruh petugas di lapangan.
Kepala Bagian SDM dan Sekretariat PTPN I Regional 2, Dedi Kusramdani, menambahkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan. “Pekan lalu (30 Januari) saya bersama tim datang untuk menyerahkan tambahan peralatan masak dan suplemen daya tahan tubuh bagi tim dapur darurat. Juga beberapa jenis barang yang mendesak harus dipenuhi. Jadi, kami terus pantau agar bantuan yang diberikan efektif dan bisa menolong para korban dan relawan,” jelas Dedi.
Sinergi antara korporasi dan pemerintah setempat ini diharapkan dapat mengoptimalkan upaya tanggap darurat. “Kami terus menjalin komunikasi dengan personel di lapangan untuk memastikan kebutuhan mendesak, seperti suplemen dan alat pendukung, segera terpenuhi. Keberadaan posko ini adalah kontribusi PTPN dalam memastikan misi kemanusiaan di Pasirlangu berjalan lancar hingga tuntas,” pungkas Dedi.
