Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah ajang Piala AFF U17 2026. Keputusan ini diambil setelah Kalimantan Timur (Kaltim) dinyatakan belum siap karena fasilitas stadion yang belum memenuhi standar internasional.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengungkapkan bahwa pertandingan akan dipusatkan di dua stadion utama di Jawa Timur. “Pertandingan akan difokuskan di Stadion Gelora Joko Samudera (Gresik) dan Stadion Gelora Delta (Sidoarjo),” ujar Yunus di Samarinda, Minggu (1/3/2026).

Kendala Fasilitas Stadion di Kalimantan Timur

Menurut Yunus, fasilitas stadion di Kaltim saat ini belum memenuhi standar internasional yang ditetapkan oleh Federasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF). Kendala utama yang ditemukan adalah terkait sistem pencahayaan.

“Masalah utama ada pada pencahayaan. Khusus di Stadion Segiri, daya lampu stadion hanya sekitar 900 lux, sementara standar minimum untuk pertandingan internasional AFF adalah 1.200 lux,” ungkapnya.

Proses peningkatan kapasitas lampu tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama, sementara PSSI dikejar jadwal ketat untuk memberikan kepastian lokasi kepada AFC. Mengingat ajang ini akan digelar pada akhir April 2026, proses pengundian (drawing) grup dijadwalkan akan segera dilakukan pada 6 Maret mendatang.

Proyeksi Kaltim untuk Ajang Internasional Lain

Meski batal menggelar Piala AFF U17, Yunus menegaskan bahwa kesempatan Kaltim untuk menjadi tuan rumah laga internasional belum tertutup sepenuhnya. Wilayah ini diproyeksikan untuk menggelar beberapa ajang lain di masa mendatang, antara lain:

  • Kualifikasi Piala AFC
  • Laga uji coba Timnas U19 pada September mendatang
  • Turnamen persahabatan Piala Kemerdekaan

Selain itu, Yunus menambahkan bahwa Timnas U17 dan U19 dijadwalkan segera menjalani Pemusatan Latihan (Training Center) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Di IKN, telah tersedia tiga lapangan latihan standar internasional dengan fasilitas rumput alami dan sintetis yang mumpuni.

PSSI juga mendorong Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Kota Samarinda untuk segera membenahi fasilitas olahraga di wilayah tersebut agar Stadion Batakan (Balikpapan), Stadion Segiri (Samarinda), dan Stadion Palaran dapat memenuhi standar FIFA.

“Secara teknis, Stadion Batakan sebenarnya sudah sangat baik dan tidak ada masalah. Namun, Stadion Palaran masih memerlukan perbaikan teknis yang signifikan, terutama pada area ujung lapangan,” tambah Yunus.

Langkah PSSI membawa pertandingan Timnas ke berbagai daerah ini merupakan komitmen organisasi dan dukungan Komite Eksekutif (Exco) agar masyarakat luas dapat menyaksikan langsung perjuangan skuad Garuda di lapangan hijau.

sumber gambar: ANTARA/Arumanto