PSIM Yogyakarta berhasil menahan imbang Bali United dengan skor dramatis 3-3 dalam laga penutup pekan ke-22 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2) malam WIB. Tuan rumah Laskar Mataram menunjukkan semangat pantang menyerah setelah sempat tertinggal tiga gol tanpa balas di babak pertama.

Dominasi Bali United di Babak Pertama

Pertandingan yang berlangsung sengit ini memperlihatkan Bali United tampil sangat efektif dan akurat pada 45 menit pertama. Serdadu Tridatu berhasil memanfaatkan setiap peluang untuk membobol gawang PSIM, membuat skor menjadi 0-3 dan menempatkan PSIM dalam posisi yang sangat sulit.

Kebangkitan PSIM dan Kartu Merah Ferrari

Memasuki babak kedua, PSIM Yogyakarta mulai menemukan ritme permainannya. Dukungan penuh dari suporter fanatik di Stadion Sultan Agung turut membakar semangat para pemain. Titik balik krusial terjadi pada menit ke-72 ketika bek Bali United, Joao Ferrari, diganjar kartu merah. Unggul jumlah pemain dimanfaatkan PSIM untuk melancarkan serangan bertubi-tubi.

Laskar Mataram akhirnya berhasil mencetak tiga gol balasan, menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Hasil imbang ini menyelamatkan PSIM dari kekalahan memalukan di kandang sendiri dan menempatkan mereka di anak tangga ke-7 klasemen sementara Super League.