Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tengah mematangkan rencana pengamanan ketat untuk mengawal tingginya animo masyarakat di berbagai daerah dalam menyambut gelaran akbar Piala Dunia 2026. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan nonton bersama (nobar) berlangsung aman dan tertib.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa Polri akan menurunkan rencana pengamanan hingga ke tingkat kepolisian daerah (polda) dan kepolisian resor (polres).
Polri Komitmen Jaga Antusiasme Warga
“Polri berkewajiban untuk melakukan pengamanan-pengamanan dalam antusias warga karena ini nanti akan kami jadikan suatu referensi dalam perencanaan pengamanan,” kata Trunoyudo dalam konferensi pers di Gedung TVRI, Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Trunoyudo menambahkan, pengamanan akan diintensifkan di titik-titik yang berpotensi menjadi pusat kepadatan saat kegiatan nobar, baik yang bersifat komersial maupun nonkomersial. Sinergi dengan TVRI, selaku lembaga penyiaran resmi Piala Dunia 2026, juga dilakukan untuk menyusun rencana pengamanan hingga ke tingkat daerah.
“Kami mengimbau, ini karena aspeknya adalah hiburan, kami yakin ini menjadi bagian untuk kita bersama-sama menjaga kegembiraan,” ucapnya.
Antisipasi Fenomena Sosial-Ekonomi
Pengamanan ketat ini dinilai penting mengingat perhelatan Piala Dunia kerap menciptakan fenomena sosial-ekonomi di masyarakat. Oleh karena itu, Polri memastikan kehadiran negara dalam memberikan rasa aman bagi warganya.
Karopenmas turut mengingatkan masyarakat untuk menikmati momentum gelaran empat tahun sekali itu dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan bersama.
